ilustrasi wajah Sultanah Ratu Nur Ilah.
Kerajaan Samudra Pasai adalah Kerajaan Islam tertua di Asia Tenggara,beberapa orang sultan yang bertahta di Samudra Pasai telah memimpin dan mengharumkan nama kerajaan Samudra Pasai sehingga mendunia seperti pendiri kerajaan samudra pasai "Sultan Malik al shaleh"(1261-M), tapi siapa sangka tampuk pemerintahan kerajaan samudra pasai juga pernah di pimpin oleh seorang sultan wanita pertama di dunia dalam kerajaan islam dialah "Sultanah Ratu Nur Ila al malika"(1380-M)wanita pertama yang menjadi Raja di Kerajaan samudra pasai, di desa meunje tujoh kecamatan matangkuli kabupaten aceh utara ditemukan makam beliau nur ila al malika, Ratu dari Samudra Pasai ini mangkat pada tahun 1380-M, tidak saja menjadi Raja di Kerajaan Samudra pasai tapi juga menguasai Kedah di seberang Selat Malaka, dipantai barat sememanjung tanah melayu,jejak jejak sejarah yang tersisa tentang Ratu yang mangkat 614 tahun lebih ini,tidak lah banyak kecuali sepasang batu nisan yang dapat kita baca dikedua sisi makam beliau
makam sultanah nur ila al malika.
adapun inskripsi indah yang terpahat di batu nisan milik paduka yang muliya sri Sultanah Ratu Nurila al Malika terpahat dalam tulisan arab dengan arti :
matn [sic] al-malikah al mu'azzamah alalah (al-alah?) Bimt as-sultan almarhum malik az-zahir khan(?) al-athar(?) Ibn walidihi khan (?) Al -khanat(?)taghammadahul- lahu bi'r-ridhwan fir-rabi'ashar yaum al-jum'ah min dzilhijjah ahad wa tis'ina wa sab'a mi'ah min al-hijrah ahad wa tis'ina wa sab'a mi'ah min al-hijrah al-mustafawiy(yah)
tulisan arab yang terpahat dibatu nisan itu teramat sukarlah untuk dibaca karna mengingat usia makam yang sudah mencapai 600 tahun lebih dan makam beliau tanpa perawatan sehingga dimakan usia,
Inskripsi yang teradapat pada nisan yang bertulisan arab menyebutkan angka tahun mangkat beliau sang "Sultanah Ratu Nurila al Malika" yaitu pada hari jum'at 14 zulhijjah pada tahun 791 hijriah.
adapun inskribsi yang terpahat pada sisi makam sebelah kaki pada posisi makam sang ratu adalah:
hijrah nabi mungstapj yang paradha
tujuh ratus hasta puluh savarsa
Haji catur dan dasa vara sukra
Raja iman varda rahmatallah
gutra bah ru bha sang mpu hak "kadah"pase ma
taruhk tasih tanah samuha
Ilahi ya rabbi tuhan samuha
taruh dalam svargga tuhan tatauha
Syair diatas dapat diartikan adalah :
setelah hijrah nabi kekasih yang telah wafat
tujuh ratus delapan puluh tahun bulan zulhijjah
14 hari jum'at Ratu iman werdha rahmat Allah atas baginda
dari suku barubasa[di gujarat]
mempunyai hak atas kedah dan pasai
menaruk dilaut dan darat semesta
ya Allah ya tuhan semesta
taruhlah lah baginda dalam syurga tuhan
Data lain yang yang berkaitan dengan sang Ratu maupun hubungan dengan takluknya "Kedah"dan"Pasai"sampai sejauh ini belum ditemukan bukti lain, kecuali imformasi dari nisan Ratu Nur Ila almalika,pertalian kebudayaan antara Pasai dan Kedah telah terjalin lama seperti yang terlihat antara lain dari persamaan istilah untuk menyukat hasil hasil pertanian misalnya padi dan beras.
Penyebutan dua kerajaan itu samgat menarik karena antara Kedah dan Pasai diwaktu kemudian terdapat hubungan dagang, mengingat di selat malaka letaknya berseberangan mungkin hubungan inilah yang masih tersisa.
Mari semua kita luangkan waktu untuk menziarahi makam batu bersurat paduka yang muliya sri Ratu sultanah ratu Nur Ila al Malika yang terdapat di desa munje tujoh matang kuli aceh utara, beliau telah meninggalkan islam untuk kita.
tulisan ini diambil dari buku karangan almarhum prof doctor Teuku Ibrahim Alfian MA.
Cerita tentang : Pemimpin Samudra Pasai
judul :Sultanah Ratu Nur ila al malika
ditulis ulang oleh :@teukuamirullah
Email :ampunmir42@gmail.com