Karna Fanatisme,
Kita gagal dalam mengukur kedalaman utsuwa orang lain.
Yang boleh jadi, esok lusa kita akan jatuh berlutut karna kekeliruan itu.
Karna Fanatisme
Kita akan cenderung menganggap jika kita objektif, melihat segala sesuatu apa adanya.
Tapi sebenarnya tidak demikian,
Malah Kita melihat suatu hal, sebagaimana diri kita.
Objektif ?
Omong kosong !