Kau akan tahu,
Betapa pentingnya waktu bersama,
Betapa pentingnya kenangan,
Seketika jantungmu berdetak kencang,
Ketika mengingatnya,
Kata-kata,
Dan goresan tinta,
Tak mampu melukis rasa kala itu,
Hanya jantung yang memburu,
Menghimpit paru-paru,
Menyesakkan dada,
Merasa takut dan kecewa,
Karna kenangan yang terbayang,
Tak lagi dapat diulang,
Jantung terus memburu,
Memompa kerasnya kekecewaan,
Hati menjadi kecil dan kerut,
Seakan mata hanya memandang kelabu dan jemu,
Diantara puing-puing dendam nestapa,
Menangis dan tertawa,
Sedih dan bahagia,
Diantara keteradukan rasa,
Yang sekarang menjadi warna,
Kita bersama ada di sana,