Rindu ini
membara dalam luka yang pasrah
sajak-sajak lirih bernuansa dalam bungkam
menyerkap sepi di kolong raga
gemintang lemas di pangkuan malam
kasih terusai di puncak cemara
dahan-dahan harap hilang wadah
dedaun hijau mengering melukis gundah
Tubuh ku tertiarap di atas banjaran resah
tinta gelisah memagar asa
tertuntas pencarian dalam bait-bait yang racau
sejak kau hilang dari kelopak puisi
penantian ini
menjadikan siang terlalu panjang
dan malam yang teramat sepi
lalu rindu ku menjelajah jauh
meninggalkan cuma puing puing duka di hati
Azhara AW©
KL Sentral, 200418.