Foto : Instagram Simone del Mestre
Tim Azzurri Italia sukses mengangkat tropi Liga Sepak Bola Pantai Eropa (EBSL) 2018 setelah sukses membungkam Spanyol 9-8 lewat babak adu penalti.
Keberhasilan anak asuh Emiliano Del Duca ini mengulang sejarah keberhasilan Italia merengkuh tropi yang sama 13 tahun yang lalu. Ketika itu Italia juga menang adu penalti di partai puncak. Lawannya di final yang helat di Marseille, Prancis itu adalah Portugal.
Pada laga Superfinal yang berlansung dramatis di pantai Aghero, Italia itu, kiper Azzurri, Simone Del Mestre menjadi pahlawan dengan menyelamatkan eksekusi penendang terakhir Spanyol, Jose Enrique.
Sebuah penyelamatan yang membuat sang pelatih, Emiliano Del Duca meledak dalam kegembiraan yang luar biasa dengan saling berpelukan di atas pasir Alghero.
[Photos: Manuel Queimadelo / beachsoccer.com]
Kemenangan ini menjadi semakin luar biasa karena dua hari sebelumnya Italia juga memastikan diri lolos ke European Games Minsk 2019. Apalagi tim yang mereka kalahkan di ajang kali ini, selain Belarusia, adalah tim-tim yang pernah memenangi ajang EBSL, Ukraina (2016) dan tiga negara pengoleksi terbanyak tropi EBSL yaitu : Spanyol (1999, 2000, 2001, 2003, 2006),
Rusia (2009, 2011, 2013, 2014, 2017),
dan Portugal (2002, 2007, 2008, 2010, 2015)
“Kemenangan Eropa ini untuk tim Del Duca, Azzurri memberi kami sukacita besar,” kata Komisaris Luar Biasa Roberto Fabbricini.
“Tim Sepakbola Pantai Nasional adalah bagian dari keberhasilan FIGC (PSSI-nya Italia) dalam memainkan peran penuh di antara keluarga sepakbola Italia. Ada sukacita besar dalam pencapaian Eropa ini yang telah hilang selama 13 tahun. Saya ingin mengucapkan selamat kepada semua orang yang terlibat, para pemain dan staf, yang bersama dengan liga-liga amatir, selalu percaya pada disiplin ini dan telah berada di garis depan dalam mengatur agenda-agenda internasional. ”
[Photos: Manuel Queimadelo / beachsoccer.com]
Pelatih Emiliano Del Duca dengan jelas menunjukkan emosionalnya setelah menang. Sebelum membesut tim nasional, dia menangani klub Terracina selama beberapa tahun. Dan sekarang hanya dalam jangka waktu setahun dia telah mendapatkan gelar internasional pertamanya sebagai pelatih Azzurri.
“Saya mendedikasikan ini untuk semua penggemar Beach Soccer, olahraga ini luar biasa, sama seperti yang ditunjukkan oleh para pemain muda."
[Photos: Manuel Queimadelo / beachsoccer.com]
Pertarungan final tahun ini yang merupakan remake perebutan tempat ketiga edisi tahun lalu, pada babak pertama berlangsung relatif tenang. Baru pada pertengahan periode kedua Italia mampu unggul berkat set-piece dari Alessio Frainetti. Namun, keunggulan ini hanya berlangsung empat menit karena Llorenc menyamakan kedudukan lewat serangan yang super brilian.
Situasi serupa berulang pada periode ketiga, ketika Italia kembali unggul melalui eksekusi penalti Palmacci. Ini adalah gol Palmacci yang ke 204 untuk Azzurri. Tapi Spanyol tidak memberi nafas sesaat pun buat Italia, ketika Llorenc kembali membobol gawang Simone del Mestre. Sampai babak perpanjangan waktu, laga tetap berakhir imbang 2-2.
[Photos: Manuel Queimadelo / beachsoccer.com]
[Photos: Manuel Queimadelo / beachsoccer.com]
Pertandingan terpaksa harus dituntaskan lewat babak adu penalti. Para eksekutor Italia yang yang diemban olehn Chiavaro, Gori, Zurlo, Corosiniti, Frainetti, Palazzolo dan Palmacci dengan gagah mengkonversi semua tendangan menjadi gol. Demikian juga yang diperankan para algojo El Matador hingga kemudian muncul hero Italia, Simone Del Mestre yang mementahkan sepakan José Enrique sekaligus mengirim Italia ke surga.
[Foto : Facebook FIGC]
Bagi Spanyol sendiri hasil ini membuat mereka gagal menambah rekor sebagai tim dengan tropi terbanyak di ajang yang digelar setiap setahun sekali tersebut. Terasa ironis, catatan lima gelar Spanyol pun terakhir kali diukir pada tahun 2006, 12 tahun yang lalu. Setelah itu Spanyol hanya mencatat lolos ke babak empat besar tanpa terputus sejak 2012, dua kali lolos ke final tanpa pernah juara. Spanyol pantas kecewa.
Pelatih Spanyol, Joaquín González mengutarakan kekecewaannya dengan dua kalimat pelipur lara :
"Kamu harus bangga dengan usaha yang telah kamu tunjukkan."
"Kami pantas memenangkan final melawan Italia."
Susunan squad finalis :
Italia :
Carpita, Chiavaro, Marinai, Ramacciotti, Corosiniti (Cap.), Zurlo, Gori, Palmacci, Palazzolo, Frainetti, Del Mestre. (Pelatih: Emiliano Del Duca)
Spanyol :
Dona, Antonio, Cintas, F. Guisado, Adri Frutos, Eduard, Llorenc, Chiky, David, Josè Enrique, Pablo. (Pelatih: Joaquin Alonso)
Yang Terbaik di EURO Beach Soccer League 2018 :
Hasil dari Final Liga Sepakbola Euro Beach
Laga peringkat 7/8 : Azerbaijan-Ukraina 1-5
Laga peringkat 5/6 : Swiss-Belarusia 5-7
Laga peringkat 3/4 : Portugal-Rusia 7-6 (pen.4-4)
Finaln 1/2 : ITALIA-Spanyol 9-8 pens (2-2)