Semua kita tentu sudah sangat akrab dengan sumber pangan manusia yang kaya protein ini. Ya namanya telur, yang ternyata sangat sarat makna filosofi penuh nasehat terutama bagi kita para steemian. Manfaat telur bagi kehidupan manusia yang begitu banyak, memaksa kita untuk melakukan tafakkur nilai atau makna imajinatif dari pada butir telur sebagai benda Ciptaan Tuhan.
Bagi para steemian, butir telur telah memberi pesan agar kita :
1. Mari Bersatu untuk Indonesia.
Tubuhnya yang bulat memberi makna pentingnya persatuan, dengan cara mengikat diri dalam cangkang yang menampung berbagai cairan dan warna secara harmonis. Bermodal tekad, keteguhan dan kesabaran yang bulat telah memberi seluruh isi yang dilindungi cangkang punya harapan hidup. Kulit bundar itu tidak boleh pecah, karena seluruh harapan kehidupan akan terburai hancur. Demikian juga Persatuan harud hadir di masyarakat Aceh khususnya komunitas steemit sebagai sebuah keniscayaan agar kehidupan berbangsa dapat terus berlanjut.
2. Menyebar Bibit Kebaikan
Isi berupa cairan putih dan gumpalan saling mendukung dengan memberi manfaat dengan kelebihan masing-masing, walau mereka terlihat sangat berbeda satu sama lain. Perbedaan itu juga yang akan menjadi bibit dari kehidupan yang baru. Diruang yang sangat sempit itu mereka saling melengkapi, karena jika satu warna cairan saja tidak akan maksimal memberi kebaikan bagi manusia.
Begitulah seharusnya masyarakat Aceh terutama komunitas steemian hadir bersama untuk saling mendukung dan melengkapi guna meniti misi kebaikan dapat tersebar serta memberi manfaat isi bumi.
3. Energi Baru Bagi Kesholehan Sosial
Ketika tubuh manusia mengalami kodisi yang lemah, menkonsumsi telur adalah pangan yang paling sering direkomendasikan para ahli gizi di dunia. Protein yang dikandung terbukti dapat menjadi daya ungkit pada proses pemulihan kondisi tubuh yang lagi kurang sehat. Energi yang diberikan telur paling cepat dapat memberi efek pada pertumbuhan sel-sel penting di dalam tubuh manusia. Hal ini harus kembali menjadi catatan penting bagi masyarakat Aceh dan komunitas steemian dimanapun berada. Tulisan kebaikan para steemian dapat mehujam budaya negatif yang terlanjur menjadi mengisi ruang baca masuarakat. Sehingga walau lambat tapi pasti sel-sel gagasan positif dapat bertumbuh dengan baik serta mendapat ruang lebih luas dalam selera baca masyarakat. Ribuan tulisan karya steemian akan menggempur keterpurukan mental bangsa yang sedang diserang hobi hasut, dengki dan saling menjantuhkan.
Kita tentu sangat yakin bahwa untuk menjaga tubuh tetap sehat maka harus mengkonsumsi makanan yang sehat salah satunya telur.
Demikian juga dengan moral/mental yang sehat hanya dapat dijaga dengan menulis serta membaca tulisan yang sehat.