Baper, membuka jawaban tentang keutuhan cinta yang tertanam sekian lama. Satu keniscayaan dimana harapan tergantikan dengan rona merah bertanda harus sirna seketika.
Kala yang dicinta mengarah pada yang berhak, bukan sebatas mabuknya arak. Ia yang dicinta menepis dengan murka, tak juga melambai apalagi berpamitan manja.
Cinta yang penuh dengan keambiguan, menjadikan raga terancam punah membisu di atas muara, tatkala ia terlihat bersua dengan yang ia cinta.
Cinta yang tak terbalas, namun terjawabkan atas perasaan yang terus saja mengalir selangit jiwa.
"Tak mau lagi jatuh cinta". Bisikan lisan pada hati yang suka mencinta.
Cukup..
Cukup..
Karna Cinta berdasar 'peluang', Jika 'ada' maka akan benar 'ada' ia,
Jika 'tiada', maka 'ada' pun akan menjadi 'tiada' dengan sendirinya..
Cinta, aku tak cukup kuat, biar kamu saja yang menderita. 😅