Kakao adalah salah satu komuditi unggulan masyarakat Aceh sejak lama yang dibudidayakan dalam jumlah yang sangat besar. Keberadaan kakao sangat membantu perekonomian masyarakat dikarenakan mempunyai nilai ekonomi yang lumayan tinggi.
Budidaya kakao di Indonesia termasuk halnya di Aceh. Aceh mengekspor kakao 10.000 ton pertahun, namun merupakan itu sebuah angka yang dinamis, dikarenakan hasil panen yang tidak konsisten setiap tahun membuat jumlah produksi kakao di Aceh mengalami penurunan. Akibat serangan hama menjadi faktor utama kendala hasil panen menurun salah satunya adalah serangan hama tupai yang kerap terjadi pada perkebunan kakao.
Gangguan hama tupai memang tidak menjadi perioritas utama bagi petani kakao mungkin karena diperkirakan tidak menyebabkan kerugian yang berarti, padahal serangan hama tupai ini merupakan gangguan yang serius lantaran tupai menggerogoti buah segar, lambat laun buah yang digigit tupai akan mengalami pembusukan dan gagal panen.
Steemit