Banyak kebijakan yang tak bijak, padahal penentu kebijakan merasa sudah sangat bijak menentukan kebijakannya.
Banyak pertimbangan yang telah ditimbang dengan segala akal dan rasa, terkadang tidak menghasilkan kadar yang pantas, padahal pembuat pertimbangan sudah merasa paling toleran dalam pertimbangannya.Banyak pertimbangan yang telah ditimbang dengan segala akal dan rasa, terkadang tidak menghasilkan kadar yang pantas, padahal pembuat pertimbangan sudah merasa paling toleran dalam pertimbangannya.
Banyak persoalan yang dipicu ketidaktahuan, bukan karena tidak tahu, terkadang menjadi persoalan yang sulit diselesaikan, padahal berbagai persoalan yang timbul karena ketidaktahuan yang dipelihara dengan menyerahkan wewenang kepada orang yang dianggap paling tidak menimbulkan persoalan.Banyak persoalan yang dipicu ketidaktahuan, bukan karena tidak tahu, terkadang menjadi persoalan yang sulit diselesaikan, padahal berbagai persoalan yang timbul karena ketidaktahuan yang dipelihara dengan menyerahkan wewenang kepada orang yang dianggap paling tidak menimbulkan persoalan.Banyak persoalan yang dipicu ketidaktahuan, bukan karena tidak tahu, terkadang menjadi persoalan yang sulit diselesaikan, padahal berbagai persoalan yang timbul karena ketidaktahuan yang dipelihara dengan menyerahkan wewenang kepada orang yang dianggap paling tidak menimbulkan persoalan.Banyak persoalan yang dipicu ketidaktahuan, bukan karena tidak tahu, terkadang menjadi persoalan yang sulit diselesaikan, padahal berbagai persoalan yang timbul karena ketidaktahuan yang dipelihara dengan menyerahkan wewenang kepada orang yang dianggap paling tidak menimbulkan persoalan.
Pengaruh buruk melingkupi ketika urusan dikerjakan oleh tangan yang tidak tepat.Seringkali orang salah memahamkan tentang itu!
Ketika hasil yang diharapkan tidak terjadi, segala kebijakan, pertimbangan, mencari kambing hitam untuk menyelesaikan persoalan yang telah meruyak menjadi penyakit semacam kudis dan panu.
Semua akan berputar-putar dalam lingkaran gelap tanpa penyelesaian yang diharapkan.