Kalian pasti pernah mendengar mengenai bunga yang satu ini. Ya, Edelweis namanya. Orang sering menyebutnya dengan Everlasting Flower (bunga keabadian) karena bunga ini tak pernah mati. Bunga ini hanya dapat ditemukan di daerah dataran tinggi, seperti di daerah pegunungan di Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Lombok. Bunga Edelweis hanya dapat tumbuh di tempat dengan sinar matahari yang penuh.
Tapi tahukah kamu, bahwa sebenarnya bunga Edelweis sebenarnya adalah bunga Leontopodium yang hanya dapat ditemukan di pegunungan Alpen. Edelweis yang tumbuh selain di pegunungan Alpen sebenarnya hanyalah kelopak bunganya saja. Karena bagian bunga yang sebenarnya merupakan serbuk kuning yang dalam waktu 1-3 hari setelah mekar akan rontok dan menyisakan kelopak bunganya saja. Nah, kelopak bunga ini lah yang sering diambil oleh para pendaki dan dibudidayakan oleh masyarakat sekitar.
Konon katanya, ada sebuah mitos dibalik tumbuhnya bunga Edelweis di pegunungan Alpen.
Tersiar kabar bahwa dahulu ada sebuah kerajaan peri yang berada di dalam sebuah gua di salah satu puncak pegunungan Alpen. Di istana kerajaan tersebut, hidup seorang raja dengan putrinya yang dikenal sangat cantik parasnya, namun memiliki hati sedingin es. Banyak pendaki yang ingin membuktikan kebenaran cerita tersebut dan bertemu dengan putri istana yang cantik jelita itu.
Follow and upvote