Hey Steemian! Kali ini saya akan coba menulis persepsi saya tentang pikiran dan ketenangan. Oke, sekarang saya akan membawa kalian untuk membayangkan bahwa kalian berada di tepi telaga yang tenang, dan coba kalian lemparkan sesuatu ke dalamnya. Tepat di tempat jatuhnya benda itu pasti akan tercipta sebuah riak gelombang yang akan menjurus keseluruh tepian telaga. Sekarang, coba kalian hentikan alunan gelombang itu, bisakah kalian menghentikannya?
Mungkin kalian pasti mencoba menghentikannya dengan memasukkan telapak tangan ke dalam air. Atau mungkin kalian akan menghadangnya dengan kedua kaki. Namun yang terjadi adalah semakin banyak riak-riak gelombang baru bermunculan.
Satu-satunya pilihan kalian untuk menghentikan laju alun gelombang itu hanyalah dengan membiarkannya berhenti sendiri.
Begitu juga dengan ketenangan dan pikiran. Semakin keras kalian melakukan sesuatu pada pikiran kalian, maka semakin sulit kalian mencapai ketenangan itu. Yang harus kalian lakukan adalah membiarkannya. Jangan mencoba untuk menolak atau menghentikan kecamuk pikiran kalian. Biarkan pikiran kalian perlahan-lahan tenang dengan sendirinya. Ketenangan raga dan jiwa dimulai dari ketenangan pikiran.