Lagi ramai di media sosial tentang istilah Islam Nusantara. Padahal ini bukanlah kali pertama muncul istilah Islam Nusantara. Ada kubu yang tidak menyukai penambatan label identitas nusantara pada agamanya. Serta menyuarakan fatwa 'sesat' ke segala penjuru arah kepada Islam Nusantara.
Bagi mereka Islam ya Islam tak perlu ada penambahan identitas apapun.
Lalu bagaimana dengan Islam Muhamadiyah atau Islam NU?
Padahal bila dicermati perselisihan mereka bukanlah karena istilah atau penambahan kata 'Nusantara'
Justru prasangka dan 'tuduhan' adalah sumber dari perselisihan ini. Kubu yang anti Islam Nusantara menganggap Islam Nusantara adalah sesat karena menambahkan hal hal yang tidak ada dalam ajaran Rasulullah, mencampuradukkan budaya dengan ibadah, serta anti Arab.
Sementara kubu pro menganggap kubu sebelah sebagai kubu pemecah belah umat, melunturkan budaya asli Indonesia serta kearab araban.
Sungguh memalukan kita yang sama sama mendirikan shalat, berpuasa dan tunaikan zakat justru saling berselisih pendapat tentang hal ini.
Marilah kita berlomba dalam mengerjakan amal baik sesuai yang difirman kan Allah swt
Janganlah kita saling membenci dan menuduh sesama muslim dan janganlah merasa paling benar, sumber dari kesombongan kita.
Jangan sampai Negeri tercinta ini berakhir dengan perang saudara seperti yang terjadi di timur tengah.
Tetaplah beribadah tanamkan toleransi antar umat beragama
Mari amalkan sila ke 3
Demi keutuhan NKRI tercinta.
Salam Damai