hallo steemit, semoga hari ini adalah hari yang cerah untuk kita semua. hari ini aku ingin menulis berdasarkan apa yang aku amati dalam 2 hari kepulanganku dirumah. sedikit cerita saja 2 hari yang lalu aku pulang kampung dan bermain dengan keponakan kesayanganku. lanjut ke cerita selama pulang aku mengamati beberapa hal yang terjadi di lingkungan rumahku.
pasti beberapa diantara kalian juga ada tempat entah itu warung jajanan biasa atau warung kopi yang menawarkan penggunaan wifi dengan membayar Rp. 2000? nah yang aku ulas hari bukan masalah penjualan wifinya sih atau penggunaan internet. harus kita akui penggunaan internet sangat membantu manusia dalam mendapatkan informasi dan sebagai media belajar yang cukup efektif bagi anak sekolah. namun menurutku ada sedikit perubahan sosial yang dialami anak sekolah . aku tidak bisa memastikan ini adalah kenakalan remaja atau tidak? namun setidaknya kita harus memahami apa yang terjadi dalam lingkungan desa.
sumber gambar : https://1cak.com/585416
sesuai judul yang aku angkat diatas, menurut kalian lebih berbahaya manakah? kecanduan rokok atau kecanduan ponsel?
kalau di bahas satu-satu mungkin memerlukan pendapat ahli, dan aku tidak terlalu ahli dalam bidang sosiologi murni seperti ini. sekedar cerita saja, seorang pelajar yang merokok sudah dipastikan bahwa dia melakukan tindakan kenakalan. ya aku tak perlu menjelaskan dampak buruk dari rokok karena sudah jelas bagi kesehatan rokok menyebabkan penyakit yang serius dan merugikan bagi yang menghirup asapnya.
sumber gambar : http://makalahkita.com/contoh-makalah-kenakalan-remaja-di-indonesia/
lalu bagaimana dengan ponsel? ponsel adalah perangkat keras yang bisa kita bawa kemanapun dan multifungsi juga. bukan hanya sebagai media komunikasi atau mencari informasi. ponsel sudah menjadi layaknya asisten pribadi bagi kita.
temen-temen sadar gak sih anak seumuran keponakan ku saja sudah mengenal ponsel (smartphone) meskipun hanya sekedar untuk bermain game. bahkan waktu dulu ku SMA aku tidak terlalu masalah jika ponselku ketinggalan, kecuali kalau aku gak ada tebengan pulang dan gak bisa ngabarin orang rumah untuk minta jemput. tapi sekarang banyak remaja yang merengek untuk diberikan ponsel yang terbaru dengan kualifikasi terbaiklah kepada orang tuanya. Dulu yang namanya SMA selalu ditakutkan dengan razia ponsel. sekarang murid-murid sudah terbiasa bermain ponsel. dan dengan adanya fasilitan free wifi hanya 2000, membuat anak remaja dilingkunganku nggak pulang-pulang ke rumah. dan bahkan sampai seharian disana, pulang mungkin hanya untuk makan atau malah kadang makan diwarung sekalian. dampak ponsel terhadap kesehatan tubuh cukup banyak salah satunya menganggu kesehatan mata.
http://spenasametromgl.blogspot.com/2018/02/pojok-konseling-anak-kecanduan-gadget.html
mungkin perubahan sosial yang dialami remaja sangat bergeser sekarang semua dipengaruhi oleh lingkungan. dan tugas kita adalah bagaimana memberikan pengarahan kepada remaja sekarang tentang menyikapi dampak-dampak dari lingkungan? mungkin akan membanggakan jika nanti aku bisa membangung desaku. aku tak memiliki basic pertanian atau peternakan yang bisa aku gunakan untuk membangun perekonomian desa. tapi aku memiliki ilmu yang bisa aku bagikan. aku ingin berniat seperti itu dan semoga Allah memberikan jalannya. Aamiin