Permasalahan RESISTENSI/KEKEBALAN gulma
- RESISTENSI atau KEKEBALAN terjadi apabila populasi gulma yang lebih tahan terhadap herbisida tertentu mendominasi areal setelah penggunaan herbisida tersebut secara berulang-ulang / tahunan
- Gulma yang tahan tersebut biasanya BERMUTASI/BEREVOLUSI pada titik atau bagian tubuh tertentu dimana bahan aktif herbisida menyerang (enzim, dinding sel, jaringan pertumbuhan, dll)
- Biasanya kalau gulma sudah resisten/kebal, apabila ada herbisida baru
yang MASIH SATU GOLONGAN dengan herbisida lama yang sudah tidak efektif, maka hasilnya akan tetap tidak efektif mengendalikan (Cross-resistant)
Gulma Rumput Lulangan (Eleusin indica L.) - Gulma umum di lahan sayuran, buah-buahan dan perkebunan
- Memiliki daya tahan tinggi terhadap kondisi kekeringan dan cepat tumbuh subur
- Satu gulma lulangan memproduksi hingga 140.000 biji
- Tumbuh mulai dari pesisir pantai hingga ketinggian 2000 meter diatas permukaan laut
- Kerugian tanaman pertanian akibat gulma ini 25-50% akibat persaingan unsur hara, ruang, cahaya dan air
- Memiliki senyawa yang mengganggu pertumbuhan tanaman utama (alellopathy)– menghambat perkecambahan
Keunggulan Boral - Lahan Bersih dalam 3-4 bulan (long Residual)
- Gejala kematian Gulma terlihat dalam 2 hari
- Dosis yang sangat rendah (300 – 400 ml per hektar)
- Biaya lebih murah dan mudah cara aplikasi
- Boral tidak mudah tercuci di tanah (terikat di pada partikel tanah)
- Dapat mengendalikan gulma-gulma yang mulai resisten terhadap beberapa jenis herbisida (Eleusin sp, Borerria sp, Cyperus sp)