Mendaki gunung punya banyak cerita. Walaupun sudah berkali-kali mendaki gunung yang sama, pasti punyak cerita yang berbeda.
Pendakian kali ini bersama teman-teman dari Aceh Timur. Mendekati magrib kami tiba di pos pendakian. Dan shalat magrib di pinggir kebun kopi.
Perlahan tapi pasti kami melangkah melewati malam yang dingin. Cahaya senter menemani perjalanan. Sesekali kami duduk beristirahat.
Jam sepuluh lewat kami tiba di perkemahan. Setelah istirahat sejenak kami pun mendirikan tenda. Bercerita dan bersenda gurau hingga jam dua belas lewat. Satu per satu kami tidur di dalam tenda.
Jam setengah lima bertiga kami siap-siap menuju puncak. Yang tiga lainnya masih pingin untuk istirahat. Sampai di puncak sudah jam tujuh pagi.
Banyak orang di puncak. Mereka pergi lebih awal untuk melihat sunrise. Sedikit foto yang bisa kami ambil. Setelah puas berfoto kami pun turun.
Sampai kembali di pos pendakian sudah jam sebelas. Minum kopi sebentar dan makan gorengan. Kami melaju ke Takengon.
Foto-foto yang di atas adalah foto perjalanan turun dari perkemahan.
Pendaki kali ini ada enam orang. Dari kiri ke kanan. Pak Puji, Pak Imam, Pak Zainul, Pak Hasrizaldi dan Pak Indra. Saya berperan sebagai pengambil fotonya.