Kemarin sore sebelum latihan, walau waktu sudah sangat mepet. Saya menyempatkan diri menyambangi rumah Pak Kurnia, bapak yang memproduksi wadah minum (cangkir, mug, gelas, sloki) dan beberapa produk lainnya, yang bahan dasarnya semua dari batang kopi Robusta.
Bermaksud mengganti satu gelas pesanan dan memborong beberapa gelas pesanan lagi, yang akhirnya menuju ke percakapan panjang.
Hampir 3 tahun sudah Pak KURNIA menggeluti membuat kerajinan tangan ini. Berbekal sebuah mesin yang ia rakit sendiri, mesin yang awalnya di buat untuk mengasah batu giok.
"Sudah beberapa kali bongkar pasang mesin ini, mesin ini juga pernah sampai ke Sigli kegiatan Dekranas dan Bener Meriah memperoleh Juara 1 pada saat itu, saya juga pernah sampai ke jakarta, Sabang Fear juga sudah pernah. Tapi mesin saya sampai hari ini masih seperti ini.
Banyak yang datang menjanjikan akan memberikan bantuan tapi tidak ada sampai sekarang. Kami, saya dan ibu sekarang tidak berharap lagi. Yang datang menawarkan bantuan kami iya iyakan saja. Yang datang datang seperti ibu ini, itu yang jelas" Demikian sekelumit percakapan dengan bapak
Ya... Secara dihitung kemampuan bapak dengan mesin rakitan, bapak hanya mampu menghasilkan 1 paket perlengkapan minum selama minimal 3 hari. Beberapa kali sudah mencari pekerja untuk membantu namun tidak sesuai harapan. Dihitung bersih bapak cuma mendapatkan keuntungan kotornya sekitar Rp. 160.000 sehari.
Luruskan niat dan ikhtiar bapak.
Kesabaran bapak dan keluarga InsyaAllah akan berbuah manis.
Btw.... Yang motoin kita anak lelaki pertama bapak. Nampak antusias sekali dia. Sampai ada tulisan harga di bawah cangkir di usahakannya agar hilang, dia carikan kain, dan diberikan kepada ibunya. 😅 Mutuahnya...
Yang ingin menghubungi dan mungkin ingin melihat proses produksinya.
Bisa langsung menghubungi beliau
Di no HP/WA 0822-7353-0207 PAK KURNIA
#mudahrezekibapakdankeluarga
#adausahadankeejakerasdibaliksebuahcangkircantik