SAYA bukan perokok, namun sering kali harus berhadapan dengan lawan bicara yang merokok. Repotnya lagi saat ngumpul bareng kawan-kawan yang merokok, maka asap rokok mereka pun ikut terisap.
Orang yang tidak merokok seperti saya disebut perokok pasif. Dari sejumlah literatur yang saya baca perokok pasif menerima dampak yang buruk akibat paparan asap rokok orang lain. Sehingga tidak heran di beberapa tempat ada larangan merokok yang harus dipatuhi.
Perokok pasif adalah saat seseorang bernafas dalam kombinasi antara asap dihembuskan oleh perokok ditambah asap dari rokok yang menyala. Asap ini juga disebut sebagai asap rokok bekas atau asap lingkungan.
Inilah fakta yang harus anda ketahui tentang perokok pasif:
- Non-perokok yang terpapar asap rokok bekas memiliki peningkatan risiko kanker paru-paru
- Non-perokok yang tinggal dengan perokok 20-30% lebih mungkin terkena kanker paru-paru
- Perokok pasif meningkatkan risiko penyakit jantung koroner sebesar 25-40% - tingkatnya hampir sama dengan perokok
- Asap yang diisapa oleh perokok pasif mengandung lebih dari 7000 bahan kimia, dengan 69 zat kimia penyebab kanker
- Tidak ada tingkat aman yang diketahui terpapar asap bekas
Tapi bagaimana cara perokok pasif bisa begitu merusak? Bagaimanapun, seorang non-perokok tidak menghirup asap tembakau sebanyak perokok. Jawabannya terletak pada asap yang berasal dari rokok setelah dibakar dengan beberapa bukti yang menunjukkan bahwa:
- Asap yang membakar habis rokok -disebut asap sidestream - mungkin lebih beracun daripada asap yang dihirup oleh perokok
- Asap sidestream bisa menjadi lebih beracun seiring dengan segar dari pada basi
- Dosis rendah tembakau adalah semua yang dibutuhkan untuk memicu serangkaian kejadian yang dapat menyebabkan penyakit jantung
- Beberapa penelitian menunjukkan bahwa efek paparan selama beberapa menit sampai beberapa jam bisa sama berbahayanya dengan merokok kronis di hati
- Ini memberitahu kita bahwa menghirup asap rokok bekas membawa risiko kesehatan yang serius, tanpa tingkat aman yang diketahui terkena rokok pasif
Bagi perokok belum siap untuk berhenti merokok, pikirkan bagaimana anda bisa mengurangi beberapa dampak merokok terhadap orang di sekitar anda. Ingatlah orang di sekeliling anda karena asap bergerak di udara di mana orang lain bisa menghirupnya.
Untuk mengurangi dampak merokok pada orang lain maka jangan merokok di rumah untuk mengurangi konsekuensi kesehatan dari merokok pasif pada keluarga anda. Niatkan untuk berhenti merokok, tentu saja dengan cara yang paling efektif untuk melindungi orang-orang di sekitar anda dari merokok.
Menurut saya prioritaskan dalam hidup anda sejak sekarang untuk berhenti merokok. Mengapa tidak mulai hari ini?
Matangglumpangdua, 7 Februari 2018
Referensi
~ Passive Smoking (Second-Hand Smoke)