Jakarta sebagai kota puast bisnis dan pemerintahan berkembang pesat dari masa ke masa. Sejaka era Sunda Kelapa, Jayakarta, Batavia, hingga kini bernama Jakarta kota ini tetap merupakan magnet bagi orang-orang untuk datang mengadu nasib.
Bermula sebagai kota bandar, lokasi Jakarta yang strategis memungkinkan kota tersebut menjadi hub bagi perdagangan di kawasan. Jakarta sebagai pusat pemerintahan dimulai ketika VOC menjadikan Batavia sebagai basisnya, dilanjutkan dengan pemerintah kolonial Belanda yang menjadikan Batavia sebagai pusat pemerintahan Hindia Belanda.
Pasca kemerdekaan Indonesia, Jakarta dipertahanankan sebagai pusat pemerintahan Republik Indonesia hingga saat ini. Memang dalam perjalanannya ibukota sempat berpindah ke Yogyakarta saat situasi drurat akibat agresi militer Belanda, namun setelah 4 tahun kembali lagi ke Jakarta. Ada pula beberapa wacana untuk memindahkan ibukota ke wilayah lain mengingat Jakarta yang semakin padat dan tidak lagi mampu menampung bebannya sebagai pusat bisnis dan pusat pemerintahan sekaligus.
Sebelum dikenal sebagai kota metropolitan Jakarta dikenal sebagai sebuah kampung besar. Foto-foto ini adalah suasana Jakarta pada tahun 1971 di bawah kepemimpinan Gubernur Ali Sadikin. Terlihat belum banyak gedung-gedung bertingkat, tidak salah jika disebut sebagai sebuah kampung besar.
Foto: Joost Evers/Anefo