Pelabuhan adalah salah satu infrastruktur terpenting bagi negara kepulauan seperti Indonesia. Karena hanya dengan transportasi laut yang baik saja maka lautan yang memisahkan pulau-pulau dapat menjadi jembatan bagi lalu-lintas orang dan barang.
Pemerintah Kolonial Belanda pun menganggap penting pelabuhan karena ia adalah urat nadi perdagangan Hindia Belanda. Maklum saja, perekonomian Hindia Belanda memang export oriented dimana komoditas utamanya adalah hasil bumi (ekstraktif). Untuk mengirim komoditas berharga tersebut ke Eropa tentu dibutuhkan infrastruktur pelabuhan dan kapal yang memadai.
Foto diatas memperlihatkan suasana sebuah pelabuhan pada tahun 1880-1910. Terlihat kapal-kapal uap dengan cerobong asap besar dan meriam-meriam di pinggirannya, kemungkinan untuk menangkal serangan musuh.
Dibawah ini adalah foto aslinya dalam hitam-putih.
Foto: Stoop