Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam steemian dimanapun Anda berada, semoga semua dalam wal'afiat kesehatan yang baik.
Sabtu tanggal 25 Agustus 2018, di Gampong Teupin Mane Kecamatan Juli Kabupaten Biereun Provinsi Aceh, Indonesia, kami selaku keturunan dari beliau sangat senang dan terharu dengan warga di sekitar yang telah bersusah payah menyelenggarakan silaturrahmi dan Memperingati haul pertama mengenang wafatnya Teuku Raja Muda Tjut Latief putera ulee balang yang berjiwa pahlawan pada masa Kerajaan Aceh Darusalam.
Dalam kegiatan tersebut banyak sekali tokoh yang hadir antara lain Dandim 0111 Bireuen Letkol Inf Amrul Huda, Dandim Pidie Jaya Letkol Arh Donny Indiawan, Ketua DPRA Tgk. Muharuddin, Asisten Pemerintahan Pidie Jaya, Ketua ulee Balang Aceh T. H Mufizar MP, Ketua Gerindra T.A Khalid, unsur Muspika.
Ketua panitia pelaksana haul Ir . Teuku Barzaini Daud menjelaskan, adapun kegiatan haul yang pertama ini merupakan silaturahmi keluarga besar uleebalang dan ahli waris Teuku Raja Muda Tjut Latief yang berada di seluruh pelosok Tanah Rencong Aceh.
“Terima kasih dan apresiasi kepada TNI Polri, muspika kecamatan Juli serta Pemerintahan Kabupaten Bireuen dan Pidie Jaya, warga masyarakat serta seluruh anggota kepanitiaan atas terlaksananya kegiatan haul pertama memperingati wafatnya Teuku Raja Muda Tjut Latief”
Kata-kata sambutan dari salah satu tokoh masyarakat dari gampong Teupin Mane yaitu M Nasir H. Abdul Hamid menyampaikan, bahwasanya segenap masyarakat Teupin Mane turut merasa bangga dengan diadakan haul mengenang sosok pahlawan Teuku Raja Muda Tjut Latief yang makamnya berada di kawasan Gampong Teupin Mane.
Dandim Bireuen Letkol inf Amrul Huda dalam kesempatan ini menyampaikan beberapa hal penting yaitu Bangsa yang besar merupakan bangsa yang senantiasa menghormati jasa para pejuang, para pahlawannya yang telah syuhada di Medan perang seperti halnya yang telah dilakukan oleh Teuku Raja Muda Tjut Latief, maka kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak keluarga dan masyarakat hari ini dapat menjadi momentum mengenang kembali sejarah perjuangan.
“Teuku Raja Muda Tjut Latief merupakan bagian dari sejarah Aceh yang harus kita dokumentasikan, dijaga dan kita rawat bersama”
Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan yang bahwa kita dapat mengetahui dan mendapatkan pengetahuan bagi masyarakat pada umumnya juga sejarah masa tempo dulu yang tidak bisa di lupakan begitu saja, maka dalam kesempatan begitu singkat ini kami dari keluarga besar uleebalang dan Ahli Waris dari Teuku Raja Muda Tjut Latief akan memugar, merawat dan menjaga kelestarian sejarah sehingga anak cucu dan seluruh masyarakat mengetahui akan sejarah.
Acara Haul pertama mengenang sejarah Teuku Raja Muda Tjut Latief Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Laksamana Muda) Kerajaan Aceh Darussalam juga turut dirangkai dengan kegiatan doa dan ziarah bersama dimakam Teuku Raja Muda Tjut Latief dan santunan anak yatim dari penduduk setempat.
Semua photo diatas saya mendokumentasikan dengan iphone 6s.
Sekian dari saya semoga yang membaca, melihat dapat menyukainya, berkomentar, dan mengikuti saya.