Dialah seorang yang spesial. Ya, Jose Mourinho adalah pelatih yang istimewa. Keistimewaan seorang Mourinho jelas terpatri dari sorotan matanya dan gayanya ketika duduk di bangku cadangan pemain. Dia tak pernah mati gaya dalam keadaan apapun. Mourinho adalah salah satu pelatih atau manajer yang sangat smart dalam sepakbola. Kepiawaiannya membentuk sebuah tim dengan karakteristik bertahan yang luar biasa membuatnya semakin spesial. Dialah sang master pembentuk sebuah tim yang sangat kuat di jantung pertahanan. Kemampuan para pemain bertahan dari klub asuhannya sungguh tangguh.
Betapa sulit melewati para pemain bawah tim Jose Mourinho. Bahkan seorang Lionel Messi pun sudah rasakan hal tersebut ketika dia dan kawan-kawan bersua Inter Milan di Semiofinal Liga Champion 2010 silam. Lalu, bagaimana kondisi terkini karir kepelatihannya?
Mulai Dikenal Dunia
Jose Mario dos Santos Mourinho Felix adalah nama lengkapnya. Dia pernah melatih beberapa klub besar di Eropa. FC Porto, klub kebanggaan negera Portugal pernah dibawanya merebut Treble Winner. Juga, para pemain FC Porto saat itu mampu mengangkat Si Kuping Besar atau Piala Liga Champions Eropa pada musim 2003/2004 setelah menundukkan wakil Perancis, AS Monaco. Karir kepelatihannya di Porto sejak musim 2002/2003 hingga musim 2003/2004 itu menjadi klub yang diperhitungkan di Benua Biru. Dan, Jose Mourinho pun dianugerahi Manager of the season. Dan sejak saat itu, nama Jose Mourinho dikenal hingga ke kampung-kampung pedalaman Aceh. Luar biasa!
.
Kehebatan Jose Mourinho di Porto sampai ke telinga Ramon Abrahamovic pemilik klub kaya Inggris, Chelsea. Dia pun meminang Mourinho tukangi klubnya sejak musim 2004/2005 hingga musim 2006/2007. Dia gagal memenuhi target pemilik Chelsea untuk mempersembahkan gelar Liga Champions Eropa. Mourinho pun digaet Inter Milan. Klub raksasa Italia yang kala itu dimiliki oleh pengusaha kaya Simone Moratti pun sukses dibawanya merebut Treble Winner dan gelar Liga Champions Eropa pada musim 2009/2010 setelah menundukkan Bayern Muenchen 2-0 di partai puncak. Dan Jose Mourinho pun menjadi milik Real Madrid sejak 31 Mai 2010 hingga 01 Juni 2013.
Jose Mourinho bukanlah orang yang asing dengan La Liga karena dia pernah menjadi asisten pelatih Luis van Gaal di FC Barcelona pada Tahun 1996 hingga 2000. Kemampuan berbahasa asingnya yang sangat baik menjadi anugerah besarnya dalam mempelajari ilmu kepelatihan kala itu. Real Madrid menjadi lawan utama FC Barcelona sejak klub-klub sepakbola Eropa mulai berkiprah di Liga profesional. Jose Mourinho sangat mengerti karakter para pemain FC Barcelona seperti Xavi, Iniesta, dan Lionel Messi. Dia sudah melihat mereka menendang bola sejak remaja. Emosional mereka dapat dimainkannya dengan mudah walaupun masih dalam kategori yang wajar-wajar saja. Nama Lionel Messi dan Christiano Ronaldo pun semakin tenar karena adanya Jose special Mourinho. Kiprahnya bersama tim berjuluk Los Blancos itu menghasilkan masing-masing satu gelar La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Kembali Tangani Chelsea dan Berkarir di Manchester United
Jose Mourinho dipercayai kembali mengatur para pemain Chelsea pada musim 2013/2014 hingga musim 2014/2015. Kisruh dengan para pemain dan pengurus klub membuatnya harus angkat kaki dari klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut. Dia tidak mampu juga mempersembahkan Si Kuping Besar kepada si Raja Minyak, Ramon Abrahamovic. Mourinho belum ditinggalkan klu-klub besar Eropa meskipun tidak sukses di Eropa bersam Chelsea. Dia hanya beriistirahat satu musim saja karena pada musim 2016/2017 dia dipercaya mengasuh para pemain Manchester United. Bersama klub yang digelar Setan Merah itu, Mourinho mampu persembahkan tiga gelar; Piala Liga, Community Shield, dan Piala Liga Eropa (UEFA).
Pelatih Tottenham Hotspurs
Sejak Desember 2019, Jose Mourinho menjadi bagian dari Tottenham Hotspurs yang telah memecat Mouricio Pochettino. Pelatih asal Argentina itu didepak dari The While Line setelah tukangi Spus sejak Tahun 2014. Dia menjadi salah satu Pelatih terbaik dalam sejarah klub mereka. Kepergian Pochettino itulah yang memberi peluang kerja kepelatihan bagi Jose Mourinho di Tottenham Hotspurs.
Mourinho diminta menangani Harry Kane dan kawan-kawan pada saat klub mereka berada pada kondisi mengkhawatirkan. Namun, taktik jitu Mourinho menyelamatkan mereka bertahan di Liga Utama Inggris. Semoga saja karir Jose Mourinho akan cemerlang hingga kotraknya berakhir pada Tahun 2023.
Source* : Wikipedia, Goal, Bola net, dan Daily Mail.