Kejutan kembali terjadi di babak perempat final Liga Champions. Setelah sebelumnya Juventus dan Real Madrid tersingkir. Kembali klub La Liga kandidiat juara terseingkir oleh tim yang tidak diunggulkan. RB Leipzig namanya klub tersebut. Mereka berhasil mengukir sejarah untuk pertama kalinya lolos ke semifinal liga champions setelah mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 2-1
Die Rotten Bullen (Si Banteng Merah) julukan RB Leipzig mempunyai kisah seperti dalam kisah Cinderella. Baru berdiri pada mei 2009 mereka dinilai melanggar sejumlah aturan hingga bisa mentas di Bundesliga. Sejarah itu dimulai Padatahun 2009 dengan nama the Red Bull. Kala itu memperoleh hak bermain dari tim divisi lima SSV Markranstadt. Kemudian Mereka segera mengubah nama, warna, dan lambang klub. RB Leipzig mungkin bisa menjadi tim yang paling dibenci di Jerman. Leipzig sampai dua kali mengubah logo klubdi kostumnya
Gol kemenangan RB Leipzig dimulai dari Marcel Sabitzer berhasil dituntaskan oleh sundulan Dani Olmo yang gagal diselamatkan Jan Oblak. Kemudian pelatihJulian Nagelsmann memasukkan Tyler Adams. Pergantian tersebut membawa berkah bagi RB Leipzig. Sebab, pemain asal Amerika Serikat itu mencetak gol kemenangan lewat tendangan keras di luar kotak penalti.
Di babak semifinal nanti RB Leipzig sudah dinanti oleh Paris Saint Germain. Kedua tim sama-sama akan mengukir sejarah tersendiri. Keunikan selanjutnya adalah Thomas Tuchel di PSG merupakan pelatih tim muda Augsburg yang ketika itu diperkuat Nagelsman belia. Selanjutnya, Tuchel mengangkat Nagelsmann sebagai asistennya, khusus menjadi pemandu bakat. Menarik dinanti pertarungan guru dan murid ini.
Babak semiinal Liga Champions akan berlangsung di Estadio da Luz, Lisabon pada Rabu tanggal 19 agustus ini. Nantikan saja