Andriy Shevchenko, seorang pemain legenda Klub ACMilan di tahun 90 an dan 2000. Semua pencinta si kulit bundar atau sepakbola kenal dengan Shenchenko penyerang terbaik pada era itu. Saya salah satu pengemar pemain yang memakai nomor punggung 7.
Nama itu kembali mengema dalam kancah persepakbolaan dunia di saat pertandingan dini hari tadi (30/06/2021) kesebelasan yang dilatihnya Ukraina, berhasil meloloskan ke putaran perempat final Euro 2020 dengan menundukkan kesebelasan Sweden dengan kedudukan akhir 2-1 untuk Ukraina.
Shevchenko arsitek bertangan dingin mulai menduduki tahta kursi pelatih tim nasional Ukraina setelah pelatih kepala Mykhaylo Fomenko mengundurkan diri . Sebelumnya Shevchenko menjadi asisten pelatih Mykhaylo Fomenko. Maka di saat Fomenko mundur pada pertengahan Juli , Andriy pun naik pangkat menjadi punggawa arsitek kesebelasan Zhovto-Blaktytni julukan buat kesebelasan Ukraina.
Pertandingan tadi malam, sungguh menarik dimana Sweden dari mulai menit pertama hingga perpanjangan waktu melakukan serangkaian serangan. Namun pertahanan Ukraina sungguh menjadi palang pintu yang kokoh sehingga babak pertama sebuah serangan balik dapat menjebol gawang sweden dari sudut kiri yang dilesatkan oleh Zinchenko di menit 27. Namun di menit ke 43 di balas oleh kesebelasan Sweden hasil tendangan Emil yang mengena pemain belakang Ukraina sehingga tidak dapat di tangkap oleh kiper Ukraina sehingga kedudukan berubah 1-1 hingga pluit babak pertama di bunyikan oleh wasit dari Italia.
Pada babak kedua permainan tetap dikuasai oleh kesebelasan Sweden, dan kesebelasan Ukraina hanya beberapa kali saja melakukan serangan balik. Hingga menit ke 90 akhir babak kedua kedudukan masih imbang 1-1 maka pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2 x 15 Menit.
Akhirnya di menit enjury time babak perpanjangan waktu, sebuah sundulan yang sangat keras terbentur tanah dilepaskan oleh pemain Ukraina Artem mengubah kedudukan 2-1 untuk Ukraina dan berhak kesebelasan yang dilatih oleh Andriy Shevchenko melaju ke babak perempat final untuk berhadapan dengan kesebelasan Inggris
sumber gambar
Semoga, akan ada kejutan lagi yang dibuat oleh idola saya Andriy Shevchenko dengan anak didiknya kesebelasan Ukraina. Sehingga akan menjadi dambaan kembali yang sekalian lama hilang dalam dunia sepakbola. Nostalgia dulu akan lahir kembali dimana saat itu Shevchenko masih mengolah bola di tengah lapangan. Sekarang ia telah mengolah permainan di samping lapangan. Bravo buat Ukraina dan Andriy Shevchenko.***