Kalau kata orang TGIF, Jumat sebagai hari yang bahagia karena besok libur dua hari... Namun bagi saya tidak begitu ada bahagianya, karena ya memang saya kerjanya 7 hari seminggu seh... Tak ado libur kecuali sakit atau hari libur keagamaan tertentu.
Dan seperti biasa, di postingan saya bergambar siomay ini saya akan membagikan sebatas pengalaman-pengalaman saya dalam membeli makanan-makanan yang cukup sederhana. Topik hari ini ya tentu saja topik generik yang sebenarnya sering kita lihat tapi tidak pernah terpikirkan untuk dibahas lebih...
Nasi Uduk
Biasanya kalau kita bicara nasi uduk, image pertama yang muncul itu adalah nasi uduk ala betawi yang sering dimakan orang saat sarapan. Tapi yang saya maksud bukan itu, tapi melainkan nasi uduk yang sering dijual di pinggir jalan di malam hari.
Mungkin bagi beberapa orang ini disebutnya pecel ayam atau ayam goreng tapi nasinya tidak pakai nasi putih, tapi pakainya nasi uduk. Ya intinya sih sama saja, di sini, di Jakarta, kami lebih sering menyebutnya dengan nama nasi uduk.
Lauk dasarnya umumnya ya Ayam goreng dan lele goreng. Yang lebih niat jualnya akan ada ati ampela, bebek, usus, dan lainnya. Menu pendamping ya ga jauh jauh dari tempe dan tahu goreng. Tentu saja pasti mereka jual pete juga, tapi saya ga suka pete goreng, lebih suka pete bakar jadi ga pesan pete.
Secara statistik, bisa kita buktikan dari googling, Nasi uduk ini termasuk makanan malam yang favorite. Jadi meskipun mayoritas orang makan nasi uduk di malam hari, asosiasi atau mindset kita tetap saja Nasi Uduk itu cenderung makanan pagi atau sarapan.
Sebenarnya secara kandungan nutrisi, memang benar nasi uduk itu lebih baik untuk sarapan, karena perbedaan dengan nasi putih biasa, ada kandungan lemak dari santan yang digunakan sehingga nilai kalori yang diberikan lebih tinggi dari nasi putih biasa. Secara medis, kita memang dianjurkan untuk tidak memakan makanan tinggi kalori di malam hari... tapi bagaimana ya? kalau rasanya enak dan gurih, apalagi kalau lagi gerimis... kayaknya susah nolak makanan seperti ini.
Lagipula makanan tinggi kalori kadang malah membuat kita jadi ngantuk... dan memang enak habis makan nasi uduk di malam hari, kita langsung turu...
Balik ke kedai atau tenda tempat saya makan ini, sepertinya saya salah pilih tempat deh. Sepi soalnya, makanan seperti ini memang berat... saingannya banyak, jadi kalau kalah bersaing langsung terlihat jelas sepi. Tapi terus terang rasanya juga tidak buruk, ya lumayan... mungkin karena harganya 20 ribu kali ya jadi sepi.
Tendanya juga tidak kotor bangat. Ya kalau bersih kinclong pasti ga mungkin ya. Namanya juga jualan di tenda kaki lima. Tapi terus terang saya salut sama kelengkapan meja mereka, ada tissu, kecap, tusuk gigi dan sendok garpunya lengkap. Biasanya tendaan gini rada ga niat nyiapin beginian di atas meja.
Btw karena kondisi saya lagi tidak fit, tulisan saya hari ini tidak akan panjang panjang. Saya potong selesai di sini dulu ya, plus kondisi lagi ngantuk habis makan obat.
BERBAGI HSBI
Sebelum saya tutup tulisan ini, tentu saja tidak akan saya lupakan bagian yang paling ditunggu tunggu beberapa orang di sini, yaitu segmen undian berhadiah HSBI. Seperti biasa saya tidak mensyaratkan apapun yang susah, cukup masukan keyword ini aja di komentar saudara saudari di kolom komentar bawah ini. Keywordnya:
KOK SAYA GA MENANG MENANG
Berikut adalah pemenang dari episode sebelumnya:
Selamat ya pakde , rejeki keberuntungan ada di pihak anda. Bagi om
, mas bule
dan bang
jangan patah asa ya.... mungkin di lain kesempatan ente ente yang menang.
Ini peserta lain pada ke mana ya, biasanya GA banyak hunter nya.
Simpelkan cara menang hadiahnya, tinggalkan komentar anda beserta keyword hari ini, dan anda bisa memenangkan HSBI minggu depan. Sampai ketemu minggu depan ya di postingan bergambar siomay ini.
Ini peserta lain pada ke mana ya, biasanya GA banyak hunter nya.
Terima kasih telah membaca tulisan saya yang apa adanya ini. Saya lebih banyak meluangkan waktu saya bermain gim di Hive Blockhain, dan berbagi cerita tentang gim dan permainan tersebut melalui tulisan-tulisan saya di sini. Jangan sungkan bertanya langsung ke saya bilamana ada yang mau ditanyakan dan mohon maaf kalau tulisan saya di sini ada yang menyinggung perasaan anda.
Tidak lupa saya berterima kasih kepada:
- Canva : yang telah memberikan peralatan penyunting gambar secara gratis
- Thepeakstudio : yang telah membuat gambar divider / pembatas yang keren di sini