
Ini sedikit pengalaman yang lucu, gabungan antara pelupa, sok tahu, dan malu bertanya.
Lupa! Nah, kalau lupanya sih emang karena mulai menua, jadi pikun dan lebih sering tidak sempat untuk mengambil HP dan memfoto kendala yang aku hadapi di lapangan, apalagi di tanaman bawang merah yang memang lebih cerewet perawatannya. Karena lupa memfoto, akhirnya jadi lupa untuk berkonsultasi.
Sok tahu! Kalau sok tahunya sih lebih karena terlalu percaya diri dari riset sendiri (baca: hasil Google dan AI). Jadi karena merasa sering mencari-cari informasi di Google, Youtube, dan artikel lainnya jadinya ke-pedean deh, merasa sudah ada ilmu dan solusi untuk masalah yang dihadapi. Main hajar aja dengan pestisida yang sudah disarankan oleh berbagai artikel di internet.
Malu bertanya! Ini balik ke alasan pertama sih, karena lupa foto, jadi yang mau ditanyakan ke petani senior juga tidak ada, kan? Akhirnya tidak bertanya, boncos di pengeluaran, tapi masalah masih tetap ada.
Tetapi tetap saja sebuah pengalaman. Jadinya, untuk penanaman selanjutnya, kalau ada masalah, lebih baik bertanya ke petani senior dulu, ditambah riset sendiri agar nantinya penanganan masalah jadi lebih baik.
Nah korelasi antara foto dan narasinya adalah kesalahan identifikasi masalah pada tanaman bawang merahku. Jika dilihat pada foto di atas, terlihat bahwa daun bawangnya banyak titik putih. Nah diagnosa awal saya adalah bawang saya terkena Trotol, sejenis penyakit yang disebabkan oleh jamur. Tapi ternyata itu adalah penyakit Embun Bulu, yang juga sama-sama disebabkan oleh jamur. Akan tetapi obat yang diperlukan untuk penanganannya ternyata berbeda.
I am a Balinese man, a father of a toddler son, a former worker in the hospitality industry, who has recently found a passion for macro photography and started a journey in farming. I want to share the photos that I've taken here on Hive. I appreciate any comments or feedback you leave on my posts, and kindly invite you to be part of my journey in this vast Hive Ocean. Thank you very much |