"Kolaborasi perlu dilakukan, kalau hanya idependen saja, maka tidak bisa jalan.", inilah salah satu kalimat yang diucapkan oleh Bapak Nurawi selaku salah satu Pengurus Yayasan Masjid Cheng Hoo Surabaya. Kalimat itu muncul ketika Ketua PSMTI (Paguyuban Masyrakat Tionghoa) Surabaya, datang berkunjung ke Masjid Cheng Hoo pada hari Kamis kemarin, 13 Maret 2025.
Dalam kunjungan tersebut sempat dibahas mengenai keengganan para pemuda dan pemudi keturunan Tionghoa untuk terlibat dalam kegiatan organisasi sosial kemasyarakatan yang bersifat majemuk. Kedua tokoh organisasi ini sepakat dengan hal tersebut, oleh karena itu perlu diadakan kerjasama atau kolaborasi antar organisasi agar bisa menggerakkan minat pemuda dan pemudi Tionghoa untuk berperan melalui organisasi manapun.
Dalam Acara tersebut, kedua tokoh organisasi tersebut sempat saling bertukar cinderamata sebagai tanda simbolis awal mula dimulainya kerjasama antara kedua organisasi sosial ini. Tidak lupa juga ternyata acara ini dihadiri oleh Ketua Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa Surabaya (PSMTA-Surabaya) (hpx)