Halo teman-teman satu jiwa, apa kabar? Aku harap semuanya diberikan kesehatan dan kelancaran sebelum kita menyambut bulan Ramadhan.
Munggahan, apakah kalian sudah melakukannya? Mungguhan sendiri berasal dari bahasa Jawa yaitu "punggah" Yang artinya naik, dan bisa dibilang menaikkan bulan Ramadhan. Punggahan sendiri sepertinya sudah lekat dan menjadi tradisi untuk warga muslim di Indonesia. Banyak cara untuk menyambut Ramadhan, salah satunya munggahan ini. Munggahan sendiri ada beberapa macam, bisa ziarah kubur, bersih-bersih rumah, berdoa bersama, dan makan bersama.
Tapi ini bukan bahasan tentang macam-macam munggahan, tapi ini tentang keseruanku mengikuti munggahan dengan teman-teman komunitas lariku.
Semalam, di rabu malam, adalah latihan terakhir kami sebelum puasa, dan kami mengadakan munggahan, biasanya munggahan makan bersama itu identik dengan nasi liwet dan pelengkap lainnya. Namun karena kami melakukan munggahan setelah workout bersama terlebih dahulu, jadi ketua kami membuat acara munggahan dengan semua member diharuskan membawa makanan ringan Masing-masing orang. Dan dikumpulkan menjadi satu untuk makan bersama. Walaupun yang kami bawa tidak banyak, namun jika dikumpulkan menjadi banyak.
Semua berkumpul dan mengambil makanan yang sudah tertata rapih, dan karena banyak makanan yang berbeda, jadi kami bisa menikmati dari satu makanan ke makanan lainnya.
Menurutku, acara munggahan ini bukan hanya untuk bersenang-senang. Namun hal terpenting lainnya adalah untuk menambah kebersamaan dan keakraban satu sama lain. Agar bisa berbagi walau tidak banyak, tapi walau tidak banyak, bisa membuat senyum teman-teman yang datang.
Bahkan, karena makanannya masih banyak, kami bisa membawa pulang untuk sisanya, jadi tidak ada makanan yang tersisa dan terbuang. Semua habis. Dan setelah itu kami berpamitan dan saling maaf-maafan.
Ternyata waktu berlalu dengan cepat dari terakhir kami munggahan tahun lalu ya, 😌.
Aku harap, munggahan ini menjadi kunci kami untuk lebih semangat lagi menyambut Ramadhan dan menjalaninya dengan hati yang penuh kebaikan.
Rani Sumanti
Hi, I'm Rani, I lost my account because I forgot my password but luckily my email saved me because I still have my account key notes. There are many things I want to write here and share other exciting things. Writing is not an easy thing, but I will continue to try well. To read more about me, you can read here