Batu-batu besar yang sering disebut sebagai abut gajah tersusun rapi membentuk pematang di sisi barat dan timur muara Krueng Cut, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Susunan batu yang sering disebut sebagai breakwater itu dibangun untuk pemecah ombak, sehingga nelayan bisa mudah keluar dan masuk ke ke muara saat pulang dan pergi melaut.
Breakwater itu juga dibangun untuk mencegah terjadinya abrasi dan pendangkalan muara sungai, sehingga aktivitas nelayan bisa berjalan dengan baik dan selamat, baik ketika air pasang maupun gelombang besar.
Breakwater tidak hanya dibangun di muara sungai, tapi juga di berbagai pelabuhan, tujuannya untuk melindungi kawasan pelabuhan dari ombal besar, sehingga ombak yang masuk ke dalamkolam labuh menjadi kecil setelah terpecah karena menghantan tanggul.
Tanggul pemecah ombat juga tidak selamanya dibuat dari susunan batu gajah. Ada kalanya di beberapa muara sungai atau pelabuhan dibuat dari susunan beton pracetak yang sering disebut sebagai tetrapod. Meski memiliki nama yang beda, antara breakwater dan tetrapod mempunyai fungsi yang sama.