Seperti banyak orang yang sudah tahu bahwa Satoshi Nakamoto menciptakan Bitcoin bertujuan untuk membuat mata uang electronik yang dapat digunakan pada kondisi dunia yang sudah rusak oleh sistematika dunia perbankan. Tidak terbatas pada batasan-batasan yang membelenggu nasabah, biaya, dan memperbaiki ekonomi dunia.
Dalam kondisi kripto yang ternyata semakin mendapat antusias yang begitu besar dari hari ke hari. Bitcoin ternyata memiliki masalah besar dalam tujuan serta mimpi yang sebenarnya Satoshi inginkan. Para maximalis serta konglomerat mengambil porsi keuntungan dengan keberadaan Bitcoin hingga saat ini. Mengindahlan akan kata ekonomi yang adil dan merata. Ditambah kondisi bank yang mulai ikut ambil andil dalam keberadaan kripto saat ini. Komunitas Bitcoin Cash yang lahir dari konsesus yang terjadi mengambil langkah untuk meneruskan mimpi Satoshi. Dengan menetapkan pondasi impian yang berpegang teguh pada kecepatan, biaya murah, desentralisasi serta terus memperjuangkan kata peer to peer electronik cash.
Bitcoin Cash dengan langkah pasti menunjukan akan keberadaannya agar tidak keluar jalur utama dan juga terus berupaya mengikuti keberadaan jaman sesuai kebutuhan yang berlaku pada eranya. Tanpa melepaskan nilai utama sebagai alat pembayaran yang bisa digunakan oleh masyarakat global untuk kesejahteraan ekonomi yang adil dan merata.
Kripto yang kini berkembang dengan ribuan koin maupun token yang ada, berusaha mengikuti jejak yang ditinggalkan oleh Satoshi. Namun pada perjalanannya ada yang lari dari tujuan sebenarnya dan juga ada yang hanya mengambil keuntungam belaka. Melupakan kondisi akan mimpi Satoshi yang sebenarnya. Tak pelak masyarakat terombabang ambing terbawa akan kata keserahan dan manipulasi yang ada. Ekonomi adil dan merata hanya ucapan kosong belaka. Yang utama keuntungan dan kemenangan pribadi diatas segalanya.
Hanya Bitcoin Cash yang masih tetap pada impian dan harapan yang setiap orang dan Satoshi inginkan. Berpegang teguh akan kata adopsi serta murahnya biaya transaksi yang berlaku. Tanpa melupakan kecepatan dan pemerataan ekonomi yang ada. Bitcoin Cash adalah Bitcoin yang sebenarnya disaat ini. Karena Bitcoin Cash sesuai dengan penciptaan yang diciptakan dan diimpikan oleh Satoshi Nakomoto harapkan.
Bicara mimpi Satoshi mungkin seperti hanya merujuk pada satu orang saja. Padahal kenyataannya merupakan mimpi setiap orang, hanya saja perbedaannya Satoshi memiliki kontribusi dan pemikiran, sehingga untuk saat ini mungkin dari dengan adanya kripto bisa terwujudkan. Dan jika bicara hanya pada titik Bitcoin Cash seperti sepihak walaupun masih banyak yang mewakilkan namun tidak berjalan semulus dan sebaik Bitcoin Cash.
Saat inflasi global mengilas kata regulasi dan pajak yang digaungkan untuk model lindungan dan keamanan menjadi tangisan bagi dunia kripto karena sepertinya itu tidak berarti. Negara dengan dunia perbankannya bersembunyi dari kerusakan yang dibuat atas segala hal dalam bidang ekonomi, dan kripto hanya menjadi kambing hitam atas kesalahan mereka yang sebenarnya. Batasan akhir hanyalah omong kosong yang dihadirkan oleh para elite berdasi yang berlindung atas dasar nama negara dan rakyat. Padahal intinya mereka yang berbuat mereka juga yang tidak mengakui.
Terlepas dari kripto maupun hal lainnya yang menyangkut ekonomi, masyarakat tetap saja dirugikan dengan segala kebijakan yang ada dan dibuat. Tidak pernah melindungi dan benar-benar melindungi keberadaan akan ekonomi masyarakat sebenarnya.Pada intinya, yang kaya akan semakin kaya yang miskin semakin miskin. Tidak ditemukannya perbaikan secara baik dan benar-benar sesuai dengan jalannya.
Sekuat apapun berteriak, tidak ada yang mendengar dan mau perduli. Namun seberkas cahaya walau hanya seberkas memberikan jalan dan menjawab kepiluan yang terjadi. Dan tetap dalam batasan berusaha namun mengerti akan kondisi. Komunitas Bitcoin Cash masih berjalan dalam usaha memperbaiki masalah yang terus terjadi dalam sistem ekonomi.
-===-