Hola Hivers
Selamat berjumpa kembali dengan saya sang empunya akun ini, guys. Senang bisa menyapa kalian semua melalui postingan ini. Topik bahasan ku kali ini akan sedikit kekinian, guys. Tentang perang yang sedang terjadi di belahan bumi Eropa, perang antara Rusia dan Ukraina. Postingan ini mungkin akan kontradiktif dengan gambar yang kupakai. Gambar bocah-bocah yang sedang bermain bola sembari sesekali berteriak URAAA. Aku tidak tahu pasti darimana bocah-bocah ini familiar dengan kata yang dikumandangkan presiden Rusia, Vladimir Putin, saat berpidato didepan pasukan yang dikirimkan untuk menginvasi Ukraina. Namun keheranan itu terkikis dengan sendirinya ketika aku teringat akan pengaruh media sosial yang menjadikan kata itu sebagai pelengkap meme yang mereka upload dalam gambar atau video. Media sosial yang sangat mungkin diakses anak-anak kecil tanpa didampingi oleh orang tua mereka.
Welcome to meet me again, the owner of this account, guys. Glad to be able to greet you all through this post. The topic of my discussion this time will be a little current, guys. About the war that is going on in the European hemisphere, the war between Rusia and Ukraine. This post may be contradictory to the image I used. Pictures of children playing soccer while occasionally shouting URAAA. I don't know for sure where these boys are familiar with the words that the Russian president, Vladimir Putin, spoke when addressing the troops sent to invade Ukraine. But that wonderment eroded by itself when I remembered the influence of social media that made the word as a complement to the memes they upload in pictures or videos. Social media that is very likely to be accessed by small children without being accompanied by their parents.
Putin tentunya tidak bercanda dengan kata URAA yang dia dengungkan. Terbukti, ketika waktu berselang beberapa saat pasukan Rusia aktif membombardir kota-kota di Ukraina. Dunia nyata terguncang hebat, ada ketakutan akan World War Three (WW3) atau Perang dunia ketiga akan terjadi. Analisa demi analisa dari pakar bermunculan. Semuanya mencium aroma perang yang bisa saja mengganas dan tidak hanya melibatkan dua negara yang berseteru. Kita tinggal menunggu sejauh mana Amerika dan Negara-negara Pakta Pertahanan Atlantik Utara yang kita kenal dengan nama NATO bertahan dari provokasi Ukraina. Seperti yang kita tahu, Ukraina tak hanya meminta bantuan dari Amerika dan NATO. Mereka bahkan membuat video propaganda, contoh yang dua hari terakhir beredar adalah video serangan Rusia ke menara Eiffel. Rusia sendiri cukup aktif dalam memancing Amerika untuk turun ke gelanggang. Semoga Biden dan sekutunya tidak terpancing untuk itu.
Putin certainly is not joking with the word URAA that he was buzzing. Evidently, when some time passed, Russian troops actively bombarded cities in Ukraine. The real world was shaken violently, there was a fear that World War Three (WW3) or the third world war would occur. Analysis after analysis from experts emerged. Everything smells of war that can be fierce and does not only involve two warring countries. We are just waiting to see how far America and the North Atlantic Treaty Organization countries, which we know as NATO, will survive Ukraine's provocations. As we know, Ukraine is not only asking for help from America and NATO. They even made propaganda videos, an example of which in the last two days was the video of the Russian attack on the Eiffel Tower. Russia itself is quite active in luring America into the arena. I hope Biden and his allies don't fall for it.
Apa yang menjadi kekhawatiranku adalah perang yang bisa saja meluas sewaktu-waktu. Membayangkan anak-anak kecil kehilangan orang-orang yang dikasihi adalah yang terberat. Seperti yang terjadi di Suriah dan negara lainnya yang pernah dilanda perang. Anak-anak yang tidak berdosa selalu menjadi korban dari ambisi para penguasa dunia. Dengan alasan apapun perang harusnya bisa dihindarkan. Aku tidak ingin menelisik lebih jauh siapa yang bersalah dalam kasus perang terbaru ini. Keberpihakan tidak membuat semuanya menjadi lebih baik. Seandainya mereka, para pelaku perang tersebut bisa duduk untuk berunding demi kebaikan bersama tentu akan sangat melegakan. Semoga akan segera tercipta iklim kondusif yang membuka pintu dialog demi kemaslahatan bersama. Sangat menyeramkan apabila nuklir menjadi mainan para pihak tatkala semua jalan untuk negosiasi tidak bisa diupayakan.
What worries me is the war that could escalate at any time. The thought of small children losing loved ones is the hardest. As happened in Syria and other countries that have been hit by war. Innocent children have always been victims of the ambitions of the world's rulers. For whatever reason war should be avoided. I don't want to delve further into who is at fault in this latest war case. Partisanship doesn't make things any better. If they, the war actors could sit down to negotiate for the common good, it would be a great relief. Hopefully, a conducive climate will soon be created which will open the door for dialogue for the common good. It is very scary if nuclear becomes a toy of the parties when all avenues for negotiations cannot be pursued.
Baiklah teman-teman Hivers semuanya, aku akhiri sampai disini dulu tulisan postingan kali ini. Semoga apa yang terjadi di belahan bumi Eropa sana tidak bias meluas hingga ke negara kita. Semoga pihak yang bertikai dapan mengedepankan dialog demi kemaslahatan umat manusia. Bukankah menciptakan kedamaian dunia adalah cita-cita semua bangsa dan negara? Kenapa harus ada nuklir yang tercipta jika memang itu yang kita harapkan terjadi di bumi ini. Kenapa politik harus selamanya disokong oleh persenjataan untuk berperang. Akan lahir banyak pertanyaan dariku tentang berbagai hal yang tidak bisa kuterima dengan akal sehat. Maka oleh karena itu, aku cukupkan sampai disini dulu ya. Sampai jumpa lagi dengan postingan yang tentunya akan hadir di hari berikutnya selama hayat masih dikandung badan.
Alright Hivers friends, I'll end what I write on this post. I hope that what is happening in the European hemisphere does not spread to our country. Hopefully the warring parties can put forward dialogue for the benefit of mankind. Is it creating world peace is the ideal of all nations and countries, Isn't it? Why should there be nukes created if that is what we expect to happen on this earth. Why politics must always be supported by weapons to fight. There will be many questions from me about various things that I cannot accept with common sense. So because of that, I'll just end it here for now. See you again with a post that will certainly be present the next day as long as life is still in the body.