harus kita akui dan sadari kita hanyalah objek dari para politikus tersebut atau entah siapasajalah yang punya power dan aura untuk di denagrkan banyak orang terlebih benar atau salahnya.
tak jelas pula bagaimana sebenarnya perhitungan standar harga untuk BBM tersebut, jika kita ramai-ramai belanja ke SPBU asing, apakah itu bisa dilakukan oleh mereka di pelosok sana? Kemudian jika mau BBM murah, sudahkah kita semua mau mengerti dan menerima perbaikan infrastruktur yang diperlukan, atau nanti akan ada selentingan "kita tidak butuh jembatan"!
Apadaya sepertinya memang negara ini sedikti lebih susah unutk dibenahi, kutukan sumber daya alam itu sepertinya nyata, karena sumber daya manusia kita masih lumayan dibawah, termasuk saya sendiri.
seandainya saja BBM tak lagi disubsidi, apakah itu tidak akan jadi bahan gorengan para politisi bermuka tebal lainnya. ah sudahlah, : )
RE: Harga BBM Tidak Haram Naik