Haii … Sobat HIVER semuanya. Senang sekali menemukan Komunitas HIVE Indonesia ini. Perkenalkan, nama saya Etty. Saya warga negara Indonesia (WNI), yang sedang terdampar di Taiwan untuk mengubah masa depan. Saya di sini bekerja sekaligus melanjutkan Pendidikan. Dalam situasi seperti sekarang ini, rindu keluarga dan tanah air tercinta adalah hal besar yang saya rasakan.
Seharusnya pada 2021 kemarin adalah waktu saya pulang ke kampung halaman. Namun, seperti yang kita ketahui pandemic COVID-19 yang melanda seluruh penjuru dunia, membuatku tidak dapat keluar dan terjebak di Taiwan hingga sekarang. Karena pemerintah Taiwan tidak mengeluarkan Visa Re-entry bagi para imigran, terkecuali bagi pejabat teras perwakilan negara. Itu pun harus melalui karantina 21 hari saat Kembali ke Taiwan, dengan biaya sendiri.
Kegiatan bersama rekan-rekan mahasiswa di KDEI Taipei, Taiwan
Dengan situasi yang belum baik hingga sekarng, saya pun memutuskan menetap di Taiwan. Padahal, awalnya setelah study S1 saya selesai, saya akan pulang dan menetap di tanah air. Namun, apalah daya. Pandemi tidak hanya berdampak pada Kesehatan, tetapi juga perekonomian. Dampaknya sangat terasa oleh masyarakat banyak, terlebih kalangan menengah ke bawah, dimana sumber pendapatan mereka dari bekerja ke luar rumah. Seperti buruh pabrik, buruh bangunan, tukang becak dan lain sebagainya.
Pemberlakukan Work from Home (WFH), tentu menjerat leher dan perut masyarakat menjadi kelaparan. Dengan masih bekerja di Taiwan, saya masih dapat membantu perekonomian keluarga dan bisa berkontribusi pada perputaran ekonomi di tanah air. Selain itu, Taiwan adalah negara yang aman untuk saat ini. Negara dengan sebutan Pulau Formosa ini menjadi salah satu negara yang dapat menanggulagi COVID-19 dengan baik.
Moment foto wisuda di rumah presiden pertama Taiwan: Chang Kai-sek.
Well, sebenarnya saya sudah beberapa waktu lalu bergabung di Palthform HIVE, tetapi karena sedang menyesuaikan proses belajar program pascasarjana, saya terpaksa tidak aktif untuk waktu hampir enam bulan lamanya. Baru satu minggu ini saya Kembali aktif dan menata jadwal membuat konten agar bisa focus dan konsisten.
Melalui komentar tadi Mas , memberi tahu saya tentang komunitas , maka saya pun penasaran dan mencari di pencarian. Bersyukur dan senang sekali menemukan komunitas ini. Dimana saya dapat bertegur sapa, saling berbagi informasi dengan teman-teman HIVER di seluruh penjuru dunia. Sedikit melihat postingan, saya pun menemukan postingan Bang
, yang selalu memukau saat dibaca.
Meski di Taiwan, tetap mencintai budaya Indonesia: Batik dan Kebaya.
Cukup sekian dulu postingan perdana ini, terima ksih sudah berkenan membaca. Lain waktu, saya akan berbagi cerita tentang kehidupan WNI dan umat muslim di Taiwan. Salam Indonesia, semoga kita semua selalu diberi Kesehatan dan kemudahan dalam berbagai hal, dalam situasi seperti sekarang.