Hallo semua, kalau aku lihat di kalender mungkin ada yang bicara "ini tanggal tua, masih lama dapat gajinya"😁
Hampir semua ibu-ibu mengatur keras keuangannya, mari kita kasih tepuk tangan untuk para menteri keuangan keluarga kita. Sebagai insan yang lemah terkadang di pandang sebelah mata " kerjamu apa sih di rumah?"
Aku harap dari semua teman priaku tak ada yang mengucapkan kata itu. Pekerjaan wanita itu capek tapi tak pernah dapat gaji bulanan yang khusus untuk dirinya pribadi, semua yang di peroleh dari suami hanya memegang dan untuk keperluan lagi rumah tangganya.
Aku bercerita tak akan menyeberang rumah tangga orang lain, ini hanya ceritaku yang dulu pernah aku jalani di kampung halamanku.
Dulu usaha sebisanya karena aku tak punya pekerjaan yang mapan, walau pun sekarang aku juga belum mapan. Upah dari aku bekerja dulu hanya 1.200.000 IDR untuk satu bulan. Sebagai seorang suami siapa sih yang tak ingin wanita yang di cintai bahagia tanpa kekurangan?
Beruntungnya aku punya istri yang baik dan kreatif demi kelancaran rumah tanggaku. Aku beruntung juga bisa membiduk rumah tanggaku di desa, karena tanah desa masih bisa aku tanami sayuran dan cabai untuk keperluan memasak.
Cabe rawit ini mengingatkanku pada menteri keuangaan rumah tanggaku. Istriku dulu menanamnya di pinggiran pagar. Bibit cabai yang dia tanam bukan dari dia membeli bibit cabe tapi dari cabe yang busuk, di menanamnya.
Terima kasih sayang dan terima kasih buat semua yang sudah meluangkan waktunya untukku.