Hallo semua, saya berharap semua dalam keadaan baik dan selalu sehat. Aku akan menceritakan tingkah laku yang baru sadar sekitar jam 1 siang.
Seperti anda semua, aku yang kesehariannya berjualan tak ingin 1 hari pun libur memosting di platform kita ini.
Hari kejadian tepat jatuhnya hari raya Idul Adha, hari itu aku tak ingin memosting hal-hal yang bersangkutan dengannya.
Aku berfikir, biar nanti temanku saja yang memostingnya. Aku ingin cari warna yang berbeda.
Sempat aku bingung cari ide dan mencari bunga apa yang bagus.
Di samping kendaraan saya, ada sebuah taman kurang terurus. Di situ tertanam tumbuhan Coprosma Repens.
Setiap hari aku melewatinya, dan tak pernah 1 kali pun aku berniat memostingnya, ujar saya hanya daun apa istimewanya?
Mungkin kalau bunganya muncul sudah dari dulu aku memostingnya. Tadinya aku berpendapat tidak ada yang istimewa dengan daun Coprosma Repens ini, jadi aku hanya lewat dan lewat saja.
Saat itu pikiranku buntu, aku melihat warna daunnya yang tidak cuma satu.
Siang itu aku mencoba mendekati tanamannya dan aku relakan waktuku sejenak untuk ambil beberapa gambar daunnya.
Kata-kataku sejenak mungkin harus di ganti atau di rubah menjadi kata lama. Karena lebih dari 30 menit aku bercumbu di semak belukar dengan daun Coprosma Repens ini. Beruntung yang aku posting hanya tanaman yang diam, mungkin kalau Coprosma Repens bisa berkata aku akan di olok-oloknya.
Aku mencoba mengikuti kata hatiku "nikmati saja apa yang bisa kau nikmati"
Di sela waktuku itu, aku coba mencicipi pesona daunnya yang sederhana, hanya kuning dan hijau saja.
Mungkin dari kesederhanaannya banyak orang memujanya dan senang menanamnya.
Walau pun kata batin dan pikiranku hari itu belum sama, aku tetap mencoba ambil beberapa gambar daunnya lebih banyak lagi.
Suasana waktu sangat mendukung, di saat yang orang lain sedang sibuk berpesta pora daging kurban tapi saat itu aku malah asyik berpesta pora dengan daun Coprosma Repens.
Coproama Repens menampilkan keindahanya sama seperti Bunga Puring, corak-corak yang sederhana. Sangat cocok untuk wallpaper di pinggir jalan dan pagar pekarangan. Tanaman yang mudah di dapat di daerah Kalimantan dan Papua.
Mungkin sekarang bagi pecinta bunga pasti menanamnya. Seperti hari ini, aku yang sedang asyik berfoto di taman samping rumah warga.
Di sadari atau tidak tadinya aku yang hanya mencoba, tapi sekarang malah semakin asyik memfotonya.
Tapi karena keterbatasan waktu aku harus segera kembali ke tujuanku, keliling menyelusuri Kota Bekasi.
Terima kasih, semoga terhibur dengan suguhan pendek saya ini.