Hallo semua, aku bersyukur sekali hari ini Tuhan berikan kemudahan kepada saya dalam berdagang, tak seperti biasa.
Hari ini aku bisa pulang ke rumah inap saya atau rumah kos saya.
Maaf aku tidak maksud untuk pamer dengan yang terjadi pada hari ini.
Buat saya semua itu hal yang wajar saja.
Moment begini jarang aku alami.
Di kesempatan yang berbahagia ini, aku menyengajakan untuk membetulkan becakku. Di sini jika becak saya rusak, saya dan semua teman saya harus bisa membetulkan sendiri.
Karena pelajaran menservic becak tak ada di bengkel motor atau di bengkel mobil.
Setiap hari, dari pagi sampai malam becakku ini selalu bersamaku. Aku tahu dan paham rasanya mengendarainya, seperti ban kempes atau mur baut yang kendor dan banyak lainnya.
Tapi kerusakanku kali ini terbilang agak rumit. Karena untuk membetulkannya, saya harus membongkar dulu semua bagian yang berkaitan dengannya.
Kerusakan kali ini terletak pada KONESH,
KONESH adalah sebuah besi yang terbuat dari besi kuningan dan berbentuk kerucut. Besi kuningan mungkin kalau di pegang dan di pijat sama kerasnya dengan besi lainnya.
Tapi bukan begitu cara mengukur tingkat kepadatannya. Karena letak KONESH yang berada di besi poros sambungan antara badan grobag depan dan badan belakang grobag.
Konesh cepat terkikis habis. 3 bulan sekali saya harus menggantinya, aku ingat terakhir menggantinya sekitar menjelang perayaan Idul Fitri.
Untuk mengganti Konesh, terlebih dahulu saya harus membalikan becakku.
Dan selanjutnya saya harus melepas kedua rodaku. Tujuannya supaya nanti aku bisa lebih leluasa menggunakan kunci-kunci.
Bagian pertama saya harus melepas mur baut besar, mur baut ini ada besi pengikat setiap bagian.
Bagian ini juga harus saya lepas, kami biasa menyebutnya dengan LIDAH PANJANG, besi lempeng panjang penghubung antar dari bodi ke AS tengah atau poros tengah.
Lanjut ke pelepasan besi U, karena memang berbentuk U.
Ada 2 mur baut yang harus saya lepas juga.
Setelah semua penghalang terurai, lanjut kepemisahan antara badan depan dan belakang.
Ini bagian yang harus saya ganti, terlihat bentuknya sudah tidak lagi sempurna.
Bisa anda lihat dan di bandingkan dengan yang baru ini.
Beruntung perusahaan menyediakan alat dan onderdilnya, jadi kami tidak perlu repot-repot mencarinya.
Lanjut ke yang inti yaitu menggantinya dengan KONESH dan As poros yang baru.
As poros memiliki 2 baut dan harus imbang panjangnya. Sesudah terpasang kita lanjut ke perakitan kembali.
Caranya tinggal kita ulangi, dari proses akhir kembali ke proses awal.
Demikian cerita panjang tentang Bengkel kami, semoga terbaca dan terima kasih.