Hallo semua, keinginanku untuk menampilkan hewan, hari ini sudah terlaksana. Aku harus berkata jujur kepada diriku sendiri dan pembaca.
Ada perasaan malu dalam hati kecil saya yang beberapa postingan saya terfokus pada target tak bergerak, seperti bunga dan makanan. Aku akui pekerjaan memotret memang membutuhkan ilmu supaya hasilnya bagus. Kadang kesenanganku memotret di anggapnya sebagai hal yang lucu.
Mungkin hati kecil mereka berkata yang menyeletuk tak baik untuk aku dengar.
Seterusnya aku hanya menikmati kegemaran baru ini.
Sesuka apa pun perasaan manusia akan bertemu titik akhirnya, itulah saya yang beberapa hari yang lalu hanya menampilkan bunga.
Pagi ini sebelum aku beraktifitas, sambil menunggu cuaca lebih terang aku sempatkan mencari hewan yang berwarna warni di sekitar rumah saya.
Aku melihat dan tak berani menyentuh si Ulat Api atau Ulat Tenda di daun Buah Jambu. Terpaksa aku memotong daun dan meletakkannya di kursi kayu, supaya nanti aku bisa lebih mudah aku mengambil gambarnya. Nama Ulat Api biasa di sebutkan di lingkungan kampung halaman saya.
Mungkin mereka menamai Ulat Api karena rasa gatal yang panas akibat terkena bulunya. Demi keamanan aku juga harus mengatur jarak antara ulat dan kameraku.
Aku akan menawarkan obat gatal dari Ulat Api ini kepada pembaca semua, tapi ini hanya bersifat kepercayaan saja.
Mungkin aneh atau tak masuk akal.
Garam yang rasanya asin, yang biasanya untuk masak, di lingkungan kami di jadikan penawar racunnya. Kami hanya butuh beberapa genggam garam untuk di usapkan ke bagian badan yang gatal.
Mungkin sampai sekarang pun kami masih mempercayai untuk obat alternatifnya. Tidak ada penjelasan ilmiah atau Ilmu kedokteran tentang cara kami. Dan selanjutnya terserah pembaca.
Ternyata mengambil gambar dari hewan yang bergerak seperti Ulat Api itu susah juga. Padahal kita tahu jalannya Ulat Api sangat pelan, alhasil tangkapan kamera mendapatkan beberapa gambar yang terlihat tak jelas. Sedikit kecewa tentunya tapi semua ini hanya usaha. Selanjutnya aku serahkan semua pembaca.
Semoga terbaca, manfaat dan terhibur tentunya.
Bekasi Indonesia