Halo teman-teman semua. Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu.
Perjalanan saya ke kota hujan benar-benar diiringi dengan guyuran hujan yang begitu deras. Sampai-sampai jas hujan yang saya pakai mampu menembus ke pakaian dalam saya. Hampir selama satu setengah jam saya lalui jalan di kota hujan ini diguyur hujan deras.
Belum sampai ke tempat tujuan saya pun harus menghentikan laju sepeda motor saya karena perut saya sudah nagih ingin diisi. Akhirnya saya dan putra bungsu saya menepi ke sebuah warung makan yang ada di pusat kota Bogor yaitu warung makan Ayam Cipo yang menyediakan masakan khas Sunda. Warung makan ini berada di pinggir jalan dan cukup ramai dikunjungi oleh orang-orang yang ingin makan.
Ada yang unik di warung makan khas Sunda ini yaitu kita bebas memilih sendiri aneka potongan ayam yang sudah diungkep . Diungkep bahasa Indonesianya apaan ya ? Direbus dengan aneka bumbu klee ya? Iya aja deh. Aneka potongan ayam yang sudah diungkep itu terdiri dari kepala, sayap, dada, paha hingga ceker serta hati ampela. Di warung makan tersebut terdapat pilihan tambahan yaitu tahu dan tempe.
Setelah kita memilih jenis potongan ayam yang kita inginkan lalu kita serahkan ke kasir. Kasir rumah makan juga menanyakan berapa piring nasi yang kita pesan dan juga menanyakan minumannya. Kemudian kasir menghitung berapa rupiah yang harus kita bayar. Selanjutnya kasir menyerahkan potongan ayam kepada juru masak dan kita dipersembahkan menempati meja makan yang disediakan.
Cukup lama saya dan putra bungsu saya menunggu masakan yang sedang digoreng oleh juru masak. Di meja makan tersebut terdapat berbagai jenis lalapan yang menjadi ciri khas makan di warung makan Sunda.
Akhirnya datang juga potongan ayam goreng pesanan saya yang diantar oleh pelayan warung makan lengkap dengan dua gelas teh manis pesanan saya. Ternyata di warung makan Ayam Cipo ini lalapan tidak dihitung kita boleh makan sepuasnya.
Setelah saya dan putra bungsu saya menyantap makanan kamipun bergegas melanjutkan perjalanan.menuju pondok pesantren tempat putra bungsu saya menuntut ilmu.