Foto di bawah merupakan bagian kegiatan di sebuah bengkel las milik anak muda.
Sebut saja si Budi, dia sudah menjadi anak yatim saat masih sekolah dasar. Dibesarkan oleh ayahnya, tanpa hangatnya pelukan ibunda. Dari sinilah kemandirian si budi terasah sedari dini.
Awalnya dia hobi nengoleksi besi tua, iya memodifikasi motor keluaran jadul lalu dirombak dan diganti dengan mesin baru. Hobinya ini tidak sekedar hobi dan gaya-gayaan, terbukti sekarang sudah memiliki sebuah bengkel motor khusus ditepi jalan.
Belakangan, dia jarang berangkat ke bengkel motor, karena ada sesuatu yang lebih prospek menurutnya, Bengkel Las.
Bengkel motor yang dia miliki dipasrahkan kepada temannya dengan model fee bagi hasil perolehan.
Setelah ditelaah lebih lanjut, bengkel las memang lebih prospek dan menjajikan ke depannya. Saya teringat di sebuah sekolah ada semacam jurusan Pengelasan, artinya bengkel las memang prospek.
Bagaimana menurut kalian?