SEMUA kita tentu saja sudah terbiasa dengan menikmati makan siang atau makan malam dengan lauk dan sayuran favorit. Pilihan lauk untuk pendamping makanan utama ini tentu saja beragam.
Nah di sinilah masalahnya. Saya tahu sayuran itu sehat dan menyehatkan. Namun entah mengapa, hingga seusia ini saya tidak suka dengan sayuran.
Jika pun ada yang bisa saya paksa untuk makan, mungkin hanya brokoli, bayam dan daun kol. Selebihnya agak berat di lidah.
Tapi saya punya makanan lain yang saya sukai sedari kecil, yaitu tahu goreng. Tahu goreng dengan olesan saus tomat atau kecap manis merupakan kudapan yang sejak saya kecil sudah terasa begitu nikmat.
Saya teringat duu di dekat rumah saya ada warung bandrek dan tahu goreng. Jadi di warung itu orang yang minum bandrek hanya disajikan tahu goreng panas yang dipotong dalam ukuran yang sedikit lebih besar dari ukuran biasa. Kira-kira setelah matang masih berukuran sebesar telur ayam.
Saya lumayan sering datang ke warung itu untuk menikmati tahu goreng. Meski waktu itu saya tidak terlalu suka bandrek, karena terasa pedas, tapi saya suka sekali dengan tahunya.
Bertahun-tahun kemudian baru saya tahu manfaat makan tahu yang ternyata sangat baik bagi kesehatan. Karena bahan baku pembuatan tahu adalah kacang kedelai.
Karena sekarang saya paham benar jika tahu dipenuhi akan protein, mineral, dan kalsium, maka selera saya makan tahu pun semain meningkat. Apa lagi salah satu manfaat makan tahu adalah mengurangi potensi terkena stroke.