I dream about you often, and often ludicrously. For example, I once dreamed that we would meet under the stairs while participating in a literary festival. We met on the last day of the event and were getting ready to be escorted to the train station or airport, depending on our respective destinations.
We meet at the bottom of the stairs and I invite us not to go home to shop for books. But a bald man with a little hair on the left and right of the head, immediately forbade. You have to go home today.
I did not ask who the bald man was. I see that you yourself are not trying to argue with it or make any statements. You just keep quiet. With that attitude I concluded that the bald man has authority over you. Maybe he is your lover, or anyone, but he can change his decision. That situation is enough not to push you anymore.
Waking up from that dream, I was burning with jealousy, but I didn't dare to ask who that man was to you, even though I only asked via cellphone. Maybe I'm afraid that guy will read it too. I also thought why didn't you introduce him to me.
But it's a conscious thought that is not the same as a dream mind. Dreams cannot be analyzed and are often strange.
Why should I be jealous of a bald man? I rarely get jealous of whatever you do, maybe there are more things you do that I don't know than I know. Besides that, we also never discussed whether you and I have lovers or not. We leave it above the cloud and untouched. Somehow, I don't know either.
You laugh when I tell the dream. "Who is it, that bald man?" you said with a laugh.
Last night, it was quite early morning, I also dreamed that you visited my mother's house. You sleep there, share a room with me and mother. But it's not an erotic dream, it's romantic. I just hugged you affectionately, didn't do anything.
It was a beautiful dream, compared to a dream about a bald man who made you jealous. I didn't know the meaning of the dream, but remembered Jack Johnson's statement that said; "Don't let your dreams be dreams!"
There are some dreams that I want to come true, but some that I don't.[]
Mimpi-mimpi yang Diinginkan Menjadi Nyata
Aku sering bermimpi tentang dirimu, dan sering dengan menggelikan. Misalnya aku pernah bermimpi kita berjumpa di bawah tangga ketika mengikuti sebuah festival sastra. Kita bertemu di hari terakhir acara dan sedang bersiap-siap diantar ke stasiun kereta api atau bandara, tergantung tujuan masing-masing.
Kita bertemu di bawah tangga dan aku mengajak kita tidak langsung pulang untuk berbelanja buku. Tapi seorang lelaki botak dengan sedikit rambut di samping kiri dan kanan kepala, langsung melarang. Kamu harus pulang hari ini juga.
Aku tidak bertanya siapa lelaki berkepala botak tersebut. Kulihat kamu sendiri tidak mencoba membantahnya atau memberikan sebuah pernyataan apa pun. Kamu hanya diam. Sikap itu aku simpulkan bahwa lelaki botak itu memiliki otoritas kepadamu. Mungkin dia kekasihmu, atau siapapun, tetapi dia bisa mengubah keputusannya. Keadaan itu sudah cukup untuk tidak mendesakmu lagi.
Terjaga dari mimpi itu, aku dibakar cemburu, tapi tidak berani menanyakan siapa lelaki itu kepadamu, meski hanya bertanya melalui handphone. Mungkin aku takut lelaki itu turut membacanya. Aku juga berpikir mengapa kamu tidak memperkenalkan dia kepadaku.
Tapi itu pikiran di alam sadar yang tidak sama dengan pikiran di alam mimpi. Mimpi tidak bisa dianalisa dan sering kali aneh.
Kenapa pula aku harus cemburu dengan lelaki botak? Aku jarang cemburu dengan apa pun yang kamu lakukan, mungkin lebih banyak hal yang kamu lakukan yang tidak aku ketahui daripada yang kuketahui. Selain itu, kita juga tidak pernah membahas apakah kamu dan aku memiliki kekasih atau tidak. Bagian itu kita biarkan berada di atas awan dan tidak tersentuh. Entah kenapa, aku juga tidak tahu.
Kamu tertawa ketika aku menceritakan mimpi tersebut. “Siapa ya, lelaki botak itu?” sahutmu sambil tertawa.
Malam kemarin, sudah agak pagi, aku juga bermimpi kamu berkunjung ke rumah ibuku. Kamu tidur di sana, satu kamar denganku dan ibu. Tapi itu bukan mimpi yang erotis, melainkan romantis. Aku hanya memelukmu penuh kasih sayang, tidak melakukan apa pun.
Mimpi itu terasa indah, dibandingkan mimpi tentang lelaki botak yang membuat cemburu. Aku tidak tahu makna mimpi itu, tetapi teringat dengan pernyataan Jack Johnson yang mengatakan; “Don’t let your dreams be dreams!”
Ada beberapa mimpi yang aku inginkan menjadi nyata, tetapi ada juga yang tidak.[]