Hai Hivers..
Salam hangat dari saya untuk Anda semua yang sedang tetap di rumah bersama keluarga dan tetap semangat dalam menghadapi masa karantina di masa pandemi covid-19 ini.
Pada postingan kali ini saya akan berbagi cerita pengalaman saya yang sedang menjalani karantina di masa pandemic ini. Postingan ini merupakan entry saya ikut serta dalam kontes yang diselenggarakan oleh Indonesian Hive Community [IHC] yang diinisiasikan oleh turut disponsori oleh
.
Bila anda ingin bergabung dan menceritakan kisah karantina di masa pandemic ini, anda dapat melihat informasinya di sini
Kisah Karantina Saya: Fotographer yang Jauh dari Rumah
Perkenalkan nama saya dan saya adalah seorang photographer yang berasal dari provinsi Aceh-Indonesia. Kini saya menetap di Jakarta-Indonesia karena tuntutan pekerjaan sebagai Jurnalis photo disebuah agensi nasional.
Semenjak Corona virus (covid-19) memasuki wilayah teritorial Indonesia pada awal Maret lalu, pemerintah di Indonesia mulai menjalankan protokol pencegahan virus covid-19 sesuai anjuran dari World Health Organization (WHO) lembaga kesehatan dunia di bawah bendera PBB. Meski tidak diberlakukannya Lock Down oleh otoritas pemerintah, tahapan pencegahan seperti pshycal distancing, social distancing, serta untuk tetap di rumah saja mulai diberlakukan pada tanggal 14 Maret 2020 lalu.
Segala bentuk kegiatan di luar rumah diminimalisirkan oleh pemerintah, terlebih kota Jakarta yang menjadi salah satu zona merah covid-19. Semenjak ditemukan pasien postif covid-19 di kota Depok pada awal Maret lalu, Ibukota Jakarta menjadi sedikit mencekam. Protokol pencegahannya pun resmi dikeluarkan oleh pemerintah. Rumah sekolah, perkantoran, dan pusat keramaian mulai ditutup aktivitasnya, meski ada beberapa yang masih aktif namun semuanya dominan dilakukan dari rumah masing-masing.
Saat ini, kami di sebahagian wilayah kota Jakarta telah memasuki masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Segala bentuk kegiatan yang melibatkan keramaian tidak diperbolehkan lagi. Harapan pemerintah dengan diberlakukannya PSBB tersebut dapat menekan laju penyebaran covid-19 di kota Jakarta yang kini merupakan zona merah.
Saya punya alasan yang kuat untuk tidak kembali ke Aceh di masa pandemic ini, apalagi kota Jakarta merupakan zona merah covid-19. Meski berada jauh dari rumah, Komunikasi intens dengan keluarga hanya bisa saya lakukan melalui panggilan video call. Saya sudah berkeluarga, namun istri dan anak saya menetap di Aceh.
Tidak ada yang istimewa saya lalui di masa karantina ini, selain hanya tetap di kos-kosan saja. Selama masa karantina, selain melakukan pekerjaan dari rumah (WFH), Saya juga memanfaatkan waktu luang dengan memanfaatkan fotografi sebagai kegiatan positif di rumah, juga sesekali masak mie Aceh untuk mengobati rasa rindu rumah di kampung halaman-- provinsi Aceh. Selebihnya saya melakukan olah raga kecil serta terus menjaga kesehatan.
Mencoba Splash Photography
Beberapa hari terakhir Saya mencoba sesuatu yang jarang saya lakukan untuk seni photography--Splash Photograpahy. Karena kegiatannya di rumah saja, ya sebagai mengisi waktu luang saya manfaatkan waktu untuk memulai hal-hal baru saja.
Splash photography bermakna, kita mencoba mengambil gambar dari percikan air yang timbul/splash akibat benturan benda tersebut ke dalam air. Tidak terlalu sulit kok, dan saya sudah mencobanya. Bagi teman Hivers di Indonesia juga bisa mencobanya di rumah.
Saya meberikan beberapa tips caranya melakukannya kepada teman Hivers di Indonesia, pertama siapkan air dalam wadah, kemudian cari benda atau buah-buahan yang bisa dijadikan objek untuk dijatuhkan ke dalam air serta menibulkan percikan atau splash. Anda bisa gunakan kamera Smartphone, namun jika memiliki kamera yang bagus tentu hasilnya juga akan maksimal.
Cara melakukannya juga terbilang asyik dan menyenangkan, siapkan nampan berisi air, kain hitam, dan buah atau bahkan permen juga bisa. Taruh nampan air diatas kain hitam supaya pencahayaannya terlihat bagus, kemudian jatuhkan buah ke dalam nampan berisi air, sembari kamera mengambil beberapa gambar. Bila anda memiliki teman di rumah, itu akan mempermudah pekerjaan anda melakukannya.
Berikut ini adalah beberapa gambar Splash photography yang berhasil saya abadikan, selamat mencoba buat kamu yang seharian di rumah aja di masa karantina ini.
Harapan Saya
Semoga saja kita bisa dapat melalui masa-masa sulit melawan pandemic covid-19 ini bersama-sama dengan tetap berada di rumah saja. Bila kondisi membaik, saya ingin segera menjenguk istri dan anak saya yang kini berada di Provinsi Aceh.
Nah, itulah sedikit cerita saya seorang photographer yang jauh dari rumah dalam menjalani masa karantina covid-19 ini. Kepada teman-teman Hivers mari kita bersama-sama melawan Corona virus dengan tetap aman di rumah saja.