Jasa seorang Ibu tidak akan hilang walaupun digerus oleh zaman, ibuku yang lahir pada tanggal 31 Desember 1934. Ibu hidup dengan kesederhanaan dan membesarkan anak-anaknya dengan penuh perjuangan kesetiaan.
Walaupun Ibu sudah meninggal dunia pada tanggal 2 Januari 2014. Namun jasa dan perjuanganmu masih meninggalkan memory dan pesan melekat di sanubari pada anak-anakmu, jasamu tidak mengenal ruang dan waktu.
The services of a mother will not be lost even though it is eroded by time. My mother who was born on December 31,1934. The lives with simplicity and raise her children with full struggler of loyalty.
Even though mother passed away on January 2, 2014, your servises and struggles leaving behind memories and messages ars still in herent in the hear of your children. Your servises that do not know time and space.
Ibu adalah sosok seorang yang tidak kenal lelah dalam setiap mengurus , mendidik anak-anaknya. Ibu yang telah melahirkan anak-anak berat perjuangannya dan membesarkan anak-anak, melahirkan, menyusui,mendidik,dan mengajarkan tentang kebaikan.
Mother is some one who is tireless in every setting, educating her children. Mother who have given birth to children who struggle with great struggles and raise children,from childbirth dreasfeeding and teach about kindness.
Ibu yang telah melahirkan anak-anak tidak sedikit perjuanganmu untuk memberi makan demi kelangsungan hidup. Mendidik memberi nasihat tentang kehidupan yang tidak bisa dibayar dengan materi. Dengan ketulusan dan keihlasan dalam memperjuangkan anak-anaknya, supaya menjadi anak yang berguna bagi diri sendiri maupun bermanfaat bagi orang lain.
Mother who have given birth to children are not your struggle to feed for survival. Educating,given advice about life that can not be paid for in sincerily in fighting for their children to be children who are useful for them selved and for others.
Ibu adalah sosok yang istimewa bagi anak-anaknya, ibu adalah sebaik-baiknya tempat untuk mencurahkan hati. Tempat berbagi untuk berkeluh kesah, dan saya bangga dengan ketulusan sosok seorang ibu, cinta yang paling tulus di dunia adalah cinta sosok ibu.
The mother is a special figure for her children, the mother is the best place to pour out your heart. Place to share to complain and the most sincere love in the world is motherly love.
Engkau pun berdiri melepaskan bepergianku dengan hati yang ditetesi kededihan. Ibu menggendongku diantara tulang-tulang rusuk saat aku menderita dan sakit. Merebahkanku sambil mengaduh dan menarik nafas panjang, merangkulku dengan seyumanmu.
You also stand to let go of me with a heart that is dripping with sadness. Mother carried me betwen my ribs when I was suffering and sick. Put me down while moaning and took a deep sigh and took a deep breath embracing me with your smiles.
Dialah sendiri yang menguras air mata, air susu dan darah demi anak-anak. Ibu apabila anaknya datang dari perjalanan. Sosok ibu berdiri di pintu memandangku sambil meneteskan air mata karena gembira.
He alone took care of the childrens teach, milk and blood, humans forget you. Exceps the mother figure. Mother when her children come from a trip, the figure of a mother standing at door looking at me while shedding tears of joy.
Apabila aku senyum, engkau tertawa tanpa tahu apa sebabnya. Bila anak-anaknya dirundung sedih , ibu pun menangis tanpa tahu apa kabar berita. Ibu memaafkanku sebelum aku kembali.
When I smile, you laugh with out knowing why. When the children are saddened, the mother cries with out knowings the news. Mother forgave me before I cameback, mother was to lerant of me before I complained.
Sekiranya boleh aku akan mencuci kedua telapak kakimu dengan air mata kesetiaan. Semoga dalam tidurmu selalu mendengar ucapan doa anak-anakmu. Setiap langkah berziarah, telapak kaki kesetiaan selalu terdengar, setiap kedatangan ditempat istirahatmu engkau selalu bahagia.
I wish I would wash the soles of mother feet with tears of loyalty. I hope that in your sleep you will always hear the prayers of your children. Every step visit you, the soles of feet of loyalty always heard every arrival at your last long resting place happily.
Jiwaku berbisik, engkau adalah selimutku, Ya Allah ! Ampunilah aku dan Ibu- Bapaku....
My soul whispers, you are my blanket...My God! Forgive me and my Father Mother...Thank you.
Mother born December 31, 1934 and died January 2, 2014.
Pemalang, December 31, 2020.