kami menyebutnya bunga "sinyong-nyong", kedengarannya memang kurang familiar, tetapi bagi kami warga aceh pedalaman bunga ini biasa saja, karena kami memang kurang tertarik dengan jenis bunga apa saja, kami hanya tertarik pada bunga yang bisa menghasilkan uang, inilah potret kondisi kami saat ini.
Sedangkan bagi saudara kami yang mempunyai seni, tentu ekonomi mereka lebih mapan dari kami orang kampung, bunga ini akan sangat menarik dengan bidikan kamera, apa lagi bila dibidik oleh tenaga profesional.