Setiap siswa SMK sebelum mereka mengikuti ujian nasional, mereka wajib mengikuti praktek kerja industri ketempat yang sesuai dengan kompetensi masing-masing. Praktek kerja industri merupakan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di dunia usaha atau dunia industri dalam upaya meningkatkan kompetensi sesuai dengan program keahlian yang minati untuk kesiapan siswa memasuki dunia kerja yang semakin ketat persaingannya.
Dalam pendidikan kejuruan /vokasional menggunakan pendidikan sistem ganda (dual system) atau magang di DUDI merupakan syarat utama dalam mencapai kompetensi. Namun demikian, kondisi dilapangan tidaklah berjalan seperti yang diharapkan. Banyak kendala yang di dapati seperti tempat praktek yang kurang bagus karena siswa yang mencari sendiri. Mereka mencari tempat yang dekat dengan tempat tinggal sehingga dapat menghemat biaya transportasi, ini menyangkut kondisi perekonomian. Ada tempat yang tidak berkenan menerima siswa magang di tempet mereka dengan berbagai macam ragam alasan. Untuk kasus seperti ini mungkin dapat dibuat kerjasama antara dinas pendidikan dengan dinas perizinan, dimana dinas perizinan meminta setiap badan usaha membuat kerjasama dengan dinas pendidikan, jika tidak izin usahanya tidak diperpanjang.
Kondisi yang ada merupakan tantangan yang harus diperbaiki, dan banyak siswa SMK harus menyadari pentingnya prakerin yang benar dengan mitra yang sesuai bidang kompetensinya sehingga dapat mengisi peluang kerja dimasa yang akan datang.
Kendala-kendala ini harusnya dapat diatasi karena ada inpres tentang revitalisasi SMK, tetapi hingga saat ini belum bisa berjalan dengan baik, mengapa bisa seperti itu? Ini perlu penjelasan lebih lanjut..