Selamat sore sahabat steemian's.. bagaimana kabar semuanya... Tentunya semoga masih dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.
Tentunya bagi kita di Aceh tidak asing lagi dengan pohon yang satu ini.hampir di semua rumah orang Aceh yang punya pekarangan yang agak luas,di tanami dengan pohon yang satu ini.pohon belimbing ini sangat tahan dengan segala cuaca bahkan di musim kemarau pun jika sedang musim berbuah pohon yang satu ini tetap berbuah dengan lebatnya.
Belimbing wuluh ini biasanya berbuah dengan sangat lebat, kadang kala menutupi semua batang dan cabang nya.jika buahnya sedang lebat sangat menarik untuk dilihat.tetapi cuma bisa kita lihat saja, jangan coba-coba untuk memakannya.bukan karena bahaya atau meracunan, tetapi buah yang satu ini sangatlah asam yang membuat mulut dan lidah tidak tahan untuk mengunyah.
tetapi di balik rasa asamnya yang sangat luar biasa ternyata buah belimbing wuluh ini bermanfaat luar biasa untuk cita rasa masakan di Aceh, hampir semua masakan Aceh menggunakan bahan penyedap dari buah ini.
penggunaan buah belimbing wuluh sebagai bumbu masakan semacam kuah asam keuueng dan udang Sabee bisa langsung memakai buah yang segar dan menghasilkan rasa yang nikmat dan sedap.
Karena buah belimbing wuluh ini dikala Musim berbuah sangat melimpah, maka buah belimbing wuluh ini diproses dan diawetkan secara alami untuk bisa di gunakan dalam waktu yang lama.
hasil awetan belimbing wuluh ini di namakan "Asam Sunti" di aceh sini asam sunti selalu tersedia hampir disetiap rumah dan merupakan salah satu bumbu Yang wajib ada didapur.
Aneka masakan pun tidak hanya asam keueung, keumamah, atau masakan khas aceh lainnya Yg bisa menggunakan sunti, tetapi masakan daerah lainnya yang biasa menggunakan asam jawa bisa diganti dengan asam sunti ini. Seperti sayur asem, udang asam manis, dan lain-lain. Pokoknya rasanya enak, dan akan terasa unik dilidah orang jawa/sunda . Yang jelas asam Sunti ini menjadi bumbu wajib didapur, yang harus di dapur warga aceh.
Sahabat steemian's, Untuk memproses belimbing wuluh ini menjadi asam Sunti tidak sulit untuk dilakukan.buah belimbing wuluh yang sudah matang sebesar jari telunjuk ataupun ibu jari , tinggal di petik dan di bersihkan dari dedaunan maupun noda lainnya.lalu buah belimbing wuluh di jemur di terik matahari.ada yang merebus dulu sebentar sebelum di jemur, adapula yang langsung menjemurnya.
Di hari pertama penjemuran, belimbing wuluh dijemur begitu saja (tidak ditambah garam). Bisa diletakkan dalam wadah apa saja, tergantung ketersediaan wadah di rumah masing-masing. Kalau di kampung-kampung, di mana perempuan kampung biasa membuat sunti dalam jumlah yang banyak, mereka menjemur sunti di atas eumpang (karung plastik) bekas atau bleut (anyaman yang terbuat dari daun kelapa). setelah belimbing nya kering sekitar 30 % baru di tambahkan garam di waktu malam lalu kembali di jemur pada siang hari nya .
begitulah Secara berulang- ulang di lakukan , sampai belimbing nya benar-benar kering.setelah belimbing nya setengah jadi, belimbing di tambahkan garam yang agak banyak ,lalu di peram dalam wadah yang bisa di tutup rapat selama 2 hari 2 malam tidak perlu dijemur setelah itu Sunti yang masih basah kembali di jemur sampai sampai mengering.
Asam sunti siap di gunakan dan untuk penyimpanan masukkan plastik lalu simpan di wadah yang tertutup ,asam Sunti akan tahan sampai satu tahun lebih.
Demikianlah sahabat steemian's, informasi mengenai belimbing wuluh dan sedikit informasi cara membuat nya menjadi asam Sunti untuk dijadikan bumbu masakan Aceh yang lezat. Terimakasih kasih telah berkunjung ke blog saya. Semoga bermanfaat.
Salam,.