Iri hati bukan hanya menyiksa diri sendiri tapi juga menyiksa orang lain dengan semua sikap dan tingkahnya. Sungguh teramat sangat menyebalkan sekali...
Sebenarnya yang membuatku lelah bukan dari apa yang aku kerjakan, tapi dari apa yang aku rasakan. Hidup dengan orang yang over iri hati rasanya benar benar membuatku letih sekali. Mengalah dan bersabar tidak juga mampu meredam rasa iri hatinya yang tumbuh selama 99 tahun.
Menurutku sifat buruk seseorang tidak bisa di ubah jika seseorang itu tidak ada keinginan untuk mengubahnya... dan akan semakin menjadi saat Ia begitu menikmati sifat itu.
Aku tidak merasa diriku benar atau baik, mungkin saja dari segi lain aku lebih buruk darinya, karena aku tahu masing masing punya kelebihan juga kekurangan.
Mungkin ini juga salah satu dari kelemahanku yang tak mampu bersabar dengan keadaan, yang tak mampu beradaptasi menerima kekurangan orang lain hingga menjadi benalu untuk diriku sendiri.
Aku ingat sebuah nasihat dari ibuku bahwa...
"Belajarlah dari apa yang terjadi/dari apa yang kau alami karena itu bukan hanya akan membuatmu kuat, tapi juga akan membuatmu memahami tentang baik dan buruknya hal tersebut hingga kau tidak melakukan hal yang sama. Jangan letih... teruslah belajar.
Ingin sekali rasanya membuang letih itu jauh dari hidupku....tanpa kusadari ketidak berdayaanku cukup menjelaskan... aku sedang malas belajar hingga terperangkap keputusasaan.
Dan smua itu hanya keberusahaan diri sendiri yang dapat menolong, karena hikmah harus di cari dan itu butuh keinginan.
Tanpa adanya keinginan maka tidak akan berusaha...dan tidak akan belajar.
yang ahirnya membiarkan waktu berlalu begitu saja.. menjadikan kepahitan menjadi sia sia tanpa bisa mengambil hikmah nya.
Posted from my blog with SteemPress : https://ainee.000webhostapp.com/2018/12/teruslah-belajar-dari-apa-yang-terjadi