This animal has a unique Latin name, Bubalus bubalis. But everyday we call this big animal with a buffalo. In Indonesia and a number of other Asian countries, buffalo is one of the livestock. That is, people deliberately maintain and care for buffalo as a good asset to be sold or to be hired plowing agricultural land.
For this function, before modern land-use tractors are widely used, most farmers use the power of pets. One of them is a buffalo. Not only in rice fields, buffalo is also used in some industries such as brick making. Very strong buffalo power is used as a crush and earth agitator.
In addition, large buffaloes are also used inland communities as wood pullers. Woods cut in the middle of the jungle, drawn by buffalo into residential areas. That is the existence of buffalo in the middle of our society. But now over the times, buffalo is used only as livestock to be used for meat.

*INDONESIA*
Kerbau di Tengah Kehidupan Kita
Hewan ini memiliki nama latin yang unik, Bubalus bubalis. Namun sehari-hari kita menyebut binatang besar ini dengan kerbau. Di Indonesia dan sejumlah negara asia lainnya, kerbau merupakan salah satu hewan ternak. Artinya, masyarakat sengaja memelihara dan merawat kerbau sebagai aset baik untuk dijual ataupun untuk dipekerjakan membajak lahan pertanian.
Untuk fungsi ini, sebelum traktor penggarap lahan secara modern mulai banyak digunakan, hampir kebanyakan petani menggunahan tenaga hewan peliharaan. Salah satunya adalah kerbau. Tak hanya di sawah, kerbau juga digunakan di beberapa industri seperti pembuatan batu bata. Tenaga kerbau yang sangat kuat digunakan sebagai dan penghancur dan pengaduk tanah.
Selain itu kerbau-kerbau besar juga digunakan masyarakat pedalaman sebagai penarik kayu. Kayu-kayu yang dipotong di tengah rimba, ditarik oleh kerbau ke kawasan pemukiman. Begitulah keberadaan kerbau di tengah masyarakat kita. Namun sekarang seiring perkembangan zaman, kerbau hanya digunakan sebagai hewan ternak untuk dimanfaatkan dagingnya.
