The world is changing rapidly with the development of informatics technology has changed the needs of people around the world. Every day old jobs are gone, and every day new jobs emerge. Do you still remember all the Steemians about the telephone booth? There used to be many in various cities. Now it's gone. Internet cafes are already rarely found in the many Wi-Fi areas in various cities.
The leaders must be able to adjust to the development of the times so that the organization he leads can be aligned with the changes. For this reason, a leader of today must be qualified in accordance with the present condition of fast-paced, measurable, effective, and efficient. How many companies have to go out of business because their leaders think conservatively, resist innovation and change. Nokia is one of them.
What are the requirements for a millennial leader? Below are some of the criteria of a millennial leader:
1. Upholding the value
A company is documenting its employees about an ever-changing need but a fixed value system. That is, companies may adjust to the changing tastes of the times. However, corporate ideology remains, such as the spirit of serving and making changes. These ideological values must be upheld.
The value of honesty, humility, sincere service, care, and so forth will remain an advantage that must be owned by public organizations, especially those engaged in services.
The millennial leader must remain high above the values, in whatever field the company moves.
2. Vision & mission of the organization
Millennial leaders must understand and be able to run the vision and mission of the organization. He must have a clear concept of the ordinances of vision and mission accomplished, how to formulate a vision through easy-to-implement concepts.
3. Extroverted
Openness is an absolute in the present day, both open to internal and external organizations. Members can get clear information about the career ladder, about reward and punishment. This does not mean that the organization and its leaders should not have secrets. There are things that can be opened to the public, there is something to keep secret.
Millennial leaders are open to constructive criticism. Do not be offended when criticized. We can see the startup company leader is currently very open to the input of his subordinates. The founder of Zappos, reportedly has no special workspace, but mingle with his employees.
4. Sensitivity of change
Changes in various fields occur every day even every hour. A millennial leader must be sensitive to changes in the environment and technology. If it rejects change and innovation, the organization will not develop.
The words we often hear are; the only thing that never changes is the change. A millennial leader must be sensitive to change or drown due to change.
5. Mastering technology (tech-savvy)
Millennial leaders cannot escape technology and this is what government leaders in Indonesia do not have. Even many of them are technological stutterers. Government leaders in Indonesia have subordinates who can command and cause high dependence. Not infrequently, they become victims on a small scale and large scale due to not mastering the technology.
According to the British Council, tech-savvy means mastering with advanced modern technology, especially computers. Imagine if there are leaders who do not master the internet, cannot communicate with email, and the like. Such leaders must have special assistants in technology, and must be willing to share important information with subordinates. If his subordinates cannot be trusted, then there is a risk that must be borne by the leader.
6. Flexible (effective & efficient)
To deal with change quickly and surprisingly, a leader must be flexible, effective and efficient. Every change must be analyzed both for and against the organization. In making decisions, elements of effectiveness and efficiency should be considered.
7. Inspiring
A leader should be able to provide inspiration and example for his subordinates and others. This is not only true in millennial times, since zero year a leader must have exemplary, can burn the spirit of his subordinates.
To be an inspiring, a leader must have a strong character, have broad insight, be able to withstand the pressure and encourage the subordinates, and have ability to solve problems. Without it, it is impossible for him to inspire others.
These are seven requirements that at least a millennial leader must have, both in business and social organizations. Some of the articles below also discuss millennial leaders.
*****
References:
https://www.hipwee.com/list/6-karakter-kepemimpinan-di-era-milenial/
https://www.qerja.com/journal/view/7917-recognize-mark-calon-money-from-generation-milenial/
https://toyotaberanicoba.com/3-Tipe-Leaders-Who-Like-Generation-Millennial-14
https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/tech-savvy

Image source: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8

*INDONESIA*
Tujuh Syarat Menjadi Pemimpin Milenial
Dunia berubah dengan cepat dengan perkembangan teknologi informatika telah mengubah kebutuhan manusia di seluruh dunia. Setiap hari pekerjaan lama hilang, dan setiap hari pekerjaan baru muncul. Masih ingatkah Steemians sekalian tentang warung telepon? Dulu banyak terdapat di berbagai kota. Kini sudah tidak ada lagi. Warung internet pun sudah jarang ditemukan dengan banyaknya Wi-Fi area di berbagai kota.
Para pemimpin harus bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman agar organisasi yang dipimpinnya bisa selaras dengan perubahan. Untuk itulah, seorang pemimpin zaman now harus memenuhi syarat yang sesuai dengan kondisi kekinian yang serba cepat, terukur, efektif, dan efisien. Betapa banyak perusahaan terpaksa gulung tikar karena pemimpinnya berpikir konservatif, menolak inovasi dan perubahan. Nokia salah satunya.
Apa saja syarat yang harus dimiliki seorang pemimpin milenial? Di bawah ini ada beberapa kriteria seorang pemimpin milenial:
1. Menjunjung nilai
Sebuah perusahaan mendoktrin para karyawannya tentang kebutuhan yang terus berubah tetapi tata nilai tetap. Artinya, perusahaan boleh menyesuaikan diri dengan selera zaman yang berubah. Namun, ideologi perusahaan tetap, misalnya semangat melayani dan melakukan perubahan. Nilai-nilai ideologi ini harus tetap dijunjung tinggi.
Nilai kejujuran, rendah hati, melayani dengan tulus, peduli, dan sebagainya akan tetap menjadi keunggulan yang harus dimiliki organisasi publik, terlebih yang bergerak dalam jasa.
Pemimpin milenial harus tetap menjujung tinggi nilai-nilai di atas, dalam bidang apa pun perusahaan bergerak.
2. Visi & misi organisasi
Pemimpin milenial harus memahami dan mampu menjalankan visi dan misi organisasi. Dia harus memiliki konsep yang jelas tentang tata cara visi dan misi dicapai, bagaimana merumuskan sebuah visi melalui konsep yang mudah untuk dijalankan.
3. Terbuka
Keterbukaan adalah sebuah kemutlakan pada zaman sekarang, baik terbuka bagi internal maupun eksternal organisasi. Para anggota bisa mendapatkan informasi yang jelas mengenai jenjang karier, mengenai reward and punishment. Ini bukan berarti organisasi dan pemimpinnya tidak boleh memiliki rahasia. Ada hal-hal yang bisa dibuka untuk umum, ada yang harus dirahasiakan.
Pemimpin milenial terbuka terhadap kritik yang membangun. Jangan tersinggung ketika dikritik. Kita bisa lihat pemimpin perusahaan startup saat ini sangat terbuka terhadap masukan bawahannya. Pendiri Zappos, kabarnya tidak memiliki ruang kerja khusus, tetapi membaur dengan para karyawannya.
4. Peka terhadap perubahan
Perubahan dalam berbagai bidang terjadi setiap hari bahkan setiap jam. Seorang pemimpin milenial harus peka terhadap perubahan lingkungan dan teknologi. Kalau menolak perubahan dan inovasi, organisasi tidak akan berkembang.
kata-kata yang sering kita dengar adalah; satu-satunya yang tidak pernah berubah adalah hanyalah perubahan. Seorang pemimpin milenial harus peka terhadap perubahan atau tenggelam akibat perubahan.
5. Menguasai teknologi (tech-savvy)
Pemimpin milenial tidak bisa melepaskan diri dari teknologi dan inilah yang tidak dimiliki pemimpin pemerintahan di Indonesia. Bahkan banyak dari mereka yang gagap teknologi. Para pemimpin pemerintahan di Indonesia memiliki bawahan yang bisa mereka perintah dan menyebabkan ketergantungan yang tinggi. Tak jarang, mereka menjadi korban dalam skala kecil dan skala besar akibat tidak menguasai teknologi.
Menurut British Council, tech-savvy berarti menguasai dengan mahir teknologi modern, terutama komputer. Bayangkan bila ada pemimpin yang tidak menguasai internet, tidak bisa berkomunikasi dengan email, dan sejenisnya. Pemimpin seperti ini harus memiliki asisten khusus bidang teknologi, dan harus rela membagi informasi penting dengan bawahan. Kalau bawahannya tidak bisa dipercaya, maka ada risiko yang harus ditanggung pemimpin.
6. Fleksibel (efektif & efisien)
Untuk menghadapi perubahan dengan cepat dan mengejutkan, seorang pemimpin harus bersikap fleksibel, efektif, dan efisien. Setiap perubahan harus dianalisis baik dan buruknya terhadap organisasi. Dalam mengambil keputusan, unsur efektivitas dan efisiensi harus dipertimbangkan.
7. Inspiring
Seorang pemimpin sudah seharusnya bisa memberikan inspirasi dan teladan bagi bawahannya dan orang lain. Ini bukan saja berlaku pada zaman milenial, sejak tahun nol pun seorang pemimpin harus memiliki keteladanan, bisa membakar semangat para bawahannya.
Untuk bisa menjadi inspiring, seorang pemimpin harus memiliki karakter yang kuat, memiliki wawasan luas, mampu menahan tekanan dan memberi semangat kepada anak buah, serta memiliki kemampuan menyelesaikan masalah. Tanpa semua itu, mustahil dia bisa memberikan inspirasi bagi orang lain.
Demikian tujuh syarat yang setidaknya harus dimiliki seorang pemimpin milenial, baik dalam organisasi bisnis maupun sosial. Beberapa artikel di bawah ini juga membahas mengenai pemimpin milenial.
*****
Bahan bacaan:
https://www.hipwee.com/list/6-karakter-kepemimpinan-di-era-milenial/
https://www.qerja.com/journal/view/7917-mengenali-tanda-calon-pemimpin-dari-generasi-milenial/
https://toyotaberanicoba.com/3-Tipe-Pemimpin-Yang-Disukai-Generasi-Millennial-14
https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/tech-savvy
