Selamat malam para sahabat semuanya. Seperti yang selalau saya tuliskan pada setiap postingan saya saban hari, doa saya tetap agar Anda semua selalu berada dalam kondisi sehat, bersemangat dan selalu optimis dalam menjalani setiap hari dalam hidup Anda.
Malam ini saya ingin menuliskan tentang keberuntunan. Barang kali Anda semua pernah merasakan, hari ini Anda merasa berutung namun esok hari justru merasakan hal sebaliknya. Namun tahukan Anda bahwa sesungguhnya keberuntungan yang paling besar bukan hanya ketika kita memiiki atau mendapatkan sesuatu di luar perkiraan?
Saya merasakan bahwa keberuntungan terbesar bukan lagi sesuatu yang tidak bisa diprediksi. Keberuntungan yang kini saya rasakan justru bisa dikreasikan dan diciptakan saban waktu.
Saya beranggapan seperti itu karena menganggap keberuntungan terbesar bukan dari segi materi atau benda yang punya nilai rupiah. Karena bila keberuntungan terbesar itu berbentuk materi, maka pemenang lotere atau pemenang undianlah yang menjadi orang paling beruntung.
Seperti kata salah seorang novelis ternama Indonesia, Tere Liye, *bahwa pada akhirnya, semua orang hanya sibuk mengurus dirinya sendiri. Mengurus kepentingan dirinya, mengurus untung ruginya, uangnya, popularitasnya. Maka hanya yang tetap peduli, saling menasehati, yang benar-benar beruntung.*
Karena hidup sejatinya bukan hanya untuk diri kita. Karena itu, ketika semua sibuk pada dirinya, ketika tak ada lagi rasa saling memperhatikan, maka yang paling beruntung adalah yang masih memiliki empati, welas asih dan sikap tenggang rasa pada yang lain.
