Selamat malam sahabat steemians. Selamat menikmati saat-saat bersama dengan keluarga dan orang-orang tercinta. Semoga kita semua selalu berada dalam keadaan yang baik, sehat dan tentu saja bahagia.
Malam ini saya ingin menulis tentang curhatan seorang teman. Menurut saya apa yang ia sampaikan, layak dan patut untuk dicerna. Karena menjadi menarik, maka tidak ada salahnya saya juga berbagi dengan sahabat steemit semua.
Intinya adalah soal kesabaran. Teman saya mengaku hidupnya sering kali tidak beruntung. Ia seperti ingin menyerah. Kondisi tidak nyaman di lingkungannya bekerja dikatakan menjadi penyebab ia frustasi. Ia sudah tidak sanggup bersabar lagi. Sabar itu ada batasnya, kata dia.
Saya pun teringat dengan sebuah kutipan. Bahwa sesungguhnya sabar itu tidak ada batasnya. Kalau ada batasnya berarti gak sabar, begitu ungkapan mantan presiden Abdurrahman Wahid alias Gusdur.
Selain itu, saya juga pernah membaca pernyataan tokoh lain. Katanya, sabar itu menjadi kunci keberhasilan setelah kita jatuh bangun menghadapi beragam persoalan.
Seperti disampaikan oleh Mario teguh, bahwa semua keberhasilan terbaik datang setelah kekecewaan besar yang kita hadapi dengan sabar.
Maka, pelajaran terbaik yang bisa kita petik adalah bahwa sabar itu tak ada batas. Karena setiap kesabaran yang kita tumpahkan menjadi jembatan untuk lahirnya sebuah keberhasilan. Maka tetaplah sabar.
